IHSG Pagi Perkasa di Level 5.667, Bursa Asia Lebih Tinggi
Rabu, 05 April 2017 - 09:42 WIB
IHSG Pagi Perkasa di Level 5.667, Bursa Asia Lebih Tinggi
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini menjaga tren positif dengan bertahan di posisi tertinggi. IHSG sesi pagi, Rabu (5/4/2017) dibuka menguat 15,92 poin atau setara dengan 0,28% ke level 5.667,74 saat bursa Asia mengawali hari lebih tinggi.
Sementara kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir kokoh di zona hijau, usai bertambah 45,03 poin atau 0,80% ke level 5.651,82. Pada awal perdagangan, sektor saham tengah pekan terlihat bergerak di zona positif dipimpin kenaikan tertinggi pertambangan sebesar 3,51% dan sektor dengan pelemahan terdalam yakni pertanian 0,46%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,64 miliar dengan 5,96 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp465,1 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp876,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,34 triliun. Tercatat 131 saham naik, 51 turun dan 242 mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) bertambah Rp70 menjadi Rp2.590, PT Astra International Tbk. (ASII) meningkat Rp50 menjadi Rp8.825 dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melonjak Rp50 menjadi Rp3.320.
Di sisi lain saham-saham yang tercatat melemah saat pembukaan IHSG di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyusut Rp100 menjadi Rp6.375, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) berkurang Rp100 menjadi Rp3.760 serta saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) merosot Rp25 menjadi Rp8.050.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (5/4/2017) ekuitas asia lebih tinggi di tengah kekhawatiran terkait uji coba rudal balistik Korea Utara yang mendarat di laut Jepang. Militer AS dan Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa Korea Utara secara rahasia telah meluncurkan misil balistik jarak menengah dari sebuah fasilitas militer menjelang pertemuan puncak antara pimpinan AS dan China.
Tercatat bursa saham Australia di awal perdagangan naik 0,25% didukung sub indeks yang melompat 1,05%. Sedangkan indeks patokan Jepang, Nikkei dibuka meningkat 0,48% pagi ini, di tengah permohonan Toshiba untuk mendapatkan pinjaman baru.
Meski begitu perusahaan asal Jepang itu telah kehilangan bisnisnya di sektor semikonduktor ketika menutup pembangkit listrik tenaga nuklir. Saham Toshiba mengalami kenaikan 0,82%. Sementara indeks Kospi di Korea Selatan bergerak mendatar seiring kekhawatiran geopolitik di Semenanjung Korea.
Sementara kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir kokoh di zona hijau, usai bertambah 45,03 poin atau 0,80% ke level 5.651,82. Pada awal perdagangan, sektor saham tengah pekan terlihat bergerak di zona positif dipimpin kenaikan tertinggi pertambangan sebesar 3,51% dan sektor dengan pelemahan terdalam yakni pertanian 0,46%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,64 miliar dengan 5,96 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp465,1 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp876,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,34 triliun. Tercatat 131 saham naik, 51 turun dan 242 mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) bertambah Rp70 menjadi Rp2.590, PT Astra International Tbk. (ASII) meningkat Rp50 menjadi Rp8.825 dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melonjak Rp50 menjadi Rp3.320.
Di sisi lain saham-saham yang tercatat melemah saat pembukaan IHSG di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyusut Rp100 menjadi Rp6.375, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) berkurang Rp100 menjadi Rp3.760 serta saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) merosot Rp25 menjadi Rp8.050.
Seperti dilansir CNBC, Rabu (5/4/2017) ekuitas asia lebih tinggi di tengah kekhawatiran terkait uji coba rudal balistik Korea Utara yang mendarat di laut Jepang. Militer AS dan Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa Korea Utara secara rahasia telah meluncurkan misil balistik jarak menengah dari sebuah fasilitas militer menjelang pertemuan puncak antara pimpinan AS dan China.
Tercatat bursa saham Australia di awal perdagangan naik 0,25% didukung sub indeks yang melompat 1,05%. Sedangkan indeks patokan Jepang, Nikkei dibuka meningkat 0,48% pagi ini, di tengah permohonan Toshiba untuk mendapatkan pinjaman baru.
Meski begitu perusahaan asal Jepang itu telah kehilangan bisnisnya di sektor semikonduktor ketika menutup pembangkit listrik tenaga nuklir. Saham Toshiba mengalami kenaikan 0,82%. Sementara indeks Kospi di Korea Selatan bergerak mendatar seiring kekhawatiran geopolitik di Semenanjung Korea.
(akr)
Lihat Juga :