Rupiah Sesi Pagi Menyusut Saat USD Balik Melawan Yen

Rabu, 05 April 2017 - 10:31 WIB
Rupiah Sesi Pagi Menyusut...
Rupiah Sesi Pagi Menyusut Saat USD Balik Melawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka mixed, untuk melanjutkan tren negatif sejak penutupan kemarin. Mata uang Garuda menyusut ketika USD memberikan perlawanan terhadap Yen Jepang.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka melemah ke level Rp13.329/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.326/USD.

Sementara Data Bloomberg menunjukkan rupiah pada awal perdagangan mencoba naik pada posisi Rp13.330/USD atau mulai membaik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.331/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.326-Rp13.337/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan masih sulit keluar dari tekanan pada level Rp13.325/USD. Posisi ini turun tipis dari penutupan kemarin Rp13.322/USD.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada pagi ini justru memperlihatkan penguatan di level Rp13.327/USD atau lebih baik dari posisi sebelumnya Rp13.337/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.323-Rp13.330/USD.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (5/4/2017) USD mencoba melawan yen dalam perdagangan Asia tengah pekan, meski masih tetap di bawah tekanan setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik ke laut. Peluncuran tersebut terjadi menjelang pertemuan puncak antara pemimpin AS dan China.

Tercatat USD mengalami peningkatan 0,1% menjadi 110.85 terhadap yen, atau bergerak menjauh dari posisi terendah pada sesi sebelumnya yakni 110.27. Namun posisi ini masih di bawah level terbaik dalam 10 hari, akhir pekan kemarin 112.19.

Indeks USD yang melacak pergerakan mata uang AS terhadap beberapa mata uang utama, sedikit mengalami penurunan hari ini pada level 100.50. Sementara itu euro juga meningkat sampai 0,1% menjadi 1.0681 terhadap USD, setelah berada di posisi terendah dalam tiga pekan kemarin di level 1.0636. Dolar Australia bertambah 0,1% menjadi 0.7569 terhadap USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved