USD Tergelincir, Rupiah Ditutup Masih di Bawah Tekanan

Rabu, 05 April 2017 - 16:54 WIB
USD Tergelincir, Rupiah...
USD Tergelincir, Rupiah Ditutup Masih di Bawah Tekanan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini masih tertekan, dengan kecenderungan merangkak naik dibandingkan kemarin. Sinyal positif mata uang Garuda yang coba menjauhi tren negatif, didorong oleh pelemahan USD hingga perdagangan sore.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah bergerak ke arah positif usai berakhir di level Rp13.320/USD atau mulai membaik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.331/USD. Pergerakan rupiah tengah pekan berada pada kisaran level Rp13.318-Rp13.337/USD.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini juga ditutup naik menjadi Rp13.334/USD atau lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.337/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.313-Rp13.339/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.329/USD. Posisi ini menyusut dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.326/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Rabu (5/4/2017) USD pada perdagangan sore berada di bawah tekanan, setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik ke laut menjelang pertemuan antara pemimpin AS dan China. Sementara USD kehilangan cengkeraman mereka atas keuntungan yang dibuat sebelumnya terhadap yen.

Kebijakan AS yang konsisten menekan China telah menimbulkan kekhawatiran tentang beban kepada mata uang, saat spekulasi bahwa Presiden AS akan menghadapi tantangan untuk menerapkan kebijakan yang mampu meningkatkan pertumbuhan seperti yang dijanjikan. Sebelumnya pemerintahan Trump telah gagal melakukan reformasi pada sektor kesehatan.

USD tercatat mengalami penurunan sebesar 0,1% menjadi 110.63 terhadap yen Jepang, ketika sebelumnya mencapai posisi tertinggi 110.92. Indeks USD yang melacak mata uang AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya sedikit turun pada perdagangan hari ini di level 100.48.

Euro sedikit lebih tinggi dengan tambahan 0,1 persen menjadi 1.0676 terhadap USD. Dolar Australia juga merayap pada jalur positif untuk sampau pada level 0.7577, untuk menjadi pada posisi terendah 0.7545 di sesi sebelumnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved