IHSG Dibuka Menguat Saat Bursa Jepang Menghijau
Senin, 10 April 2017 - 09:40 WIB
IHSG Dibuka Menguat Saat Bursa Jepang Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (10/4) dibuka menguat sebesar 22,31 atau 0,39% menjadi 5.675,80. Bursa saham Tanah Air balik menghijau setelah akhir pekan kemarin sempat melemah.
Pada perdagangan kemarin, IHSG menyusut sebesar 10,19 poin atau 0,18% ke level 5.666,79 untuk mengiringi kemerosotan bursa utama Asia. Sementara di awal perdagangan pagi ini, sektor saham dalam negeri mayoritas naik dipimpin perdagangan melonjak 1,02% dan sektor aneka industri meningkat 0,25%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp645 miliar dengan 1,26 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp30,29 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp206,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp237,0 miliar. Tercatat 144 saham naik, 71 turun dan 84 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat Rp75 menjadi Rp6.550, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp60 menjadi Rp3.800 serta PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) naik tipis Rp48 menjadi Rp392.
Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menyusut Rp375 menjadi Rp67.825, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) berkurang Rp80 menjadi Rp3.800 dan PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) turun Rp60 ke level Rp1.700.
Seperti dilansir CNBC, Senin (10/4/2017) ekuitas Asia pada perdagangan pagi ini terlihat mixed, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan rudal ke Suriah akhir pekan kemarin yang dilakukan Amerika Serikat (AS). Bahkan Presiden AS Donald Trump juga memerintahkan kapal induk militer bergerak ke Semenanjung Korea dalam menanggapi provokasi Korea Utara (Korut)
Meski situasi memanas, namun indeks Nikkei Jepang mampu mencatatkan hasil positif usai menghijau ke level 18.766,08 dengan tamabahan 101,45 poin atau setara dengan 0,54%. Selain itu indeks saham Australia pagi ini juga dibuka lebih tinggi mencapai sebesar 0,58%, terutama didorong oleh utilitas dan sektor energi yang meningkat cukup pesat di awal pekan.
Sementara di seberang selat Korea, indeks Kospi turun 0,59% atau 12,75 poin menjadi 2.138,98 ketika saham China mendapatkan tekanan seiring meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea. Tercatat saham pusat perbelanjaan Lotte mengalami pelemahan mencapai 1,59%, sedangkan LG Electronics jatuh 1,97%. Beberapa saham LG Display, LG Corporation LCD manufaktur naik 1,17% di level 30.200 per saham.
Bursa saham di daratan China pada perdagangan awal pekan hari ini lebih rendah, saat komposit Shanghai berada di level 3.273,89 atau menyusut sebesar 12,73 poin yang setara dengan 0,39% serta komposit Shenzhen lebih rendah 0,485%. Pelemahan juga terlihat pada di Hong Kong ketika indeks Hang Seng turun 4,53 poin atau 0,02% ke posisi 24.262,77.
Pada perdagangan kemarin, IHSG menyusut sebesar 10,19 poin atau 0,18% ke level 5.666,79 untuk mengiringi kemerosotan bursa utama Asia. Sementara di awal perdagangan pagi ini, sektor saham dalam negeri mayoritas naik dipimpin perdagangan melonjak 1,02% dan sektor aneka industri meningkat 0,25%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp645 miliar dengan 1,26 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing mencapai Rp30,29 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp206,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp237,0 miliar. Tercatat 144 saham naik, 71 turun dan 84 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat Rp75 menjadi Rp6.550, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp60 menjadi Rp3.800 serta PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) naik tipis Rp48 menjadi Rp392.
Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menyusut Rp375 menjadi Rp67.825, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) berkurang Rp80 menjadi Rp3.800 dan PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) turun Rp60 ke level Rp1.700.
Seperti dilansir CNBC, Senin (10/4/2017) ekuitas Asia pada perdagangan pagi ini terlihat mixed, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan rudal ke Suriah akhir pekan kemarin yang dilakukan Amerika Serikat (AS). Bahkan Presiden AS Donald Trump juga memerintahkan kapal induk militer bergerak ke Semenanjung Korea dalam menanggapi provokasi Korea Utara (Korut)
Meski situasi memanas, namun indeks Nikkei Jepang mampu mencatatkan hasil positif usai menghijau ke level 18.766,08 dengan tamabahan 101,45 poin atau setara dengan 0,54%. Selain itu indeks saham Australia pagi ini juga dibuka lebih tinggi mencapai sebesar 0,58%, terutama didorong oleh utilitas dan sektor energi yang meningkat cukup pesat di awal pekan.
Sementara di seberang selat Korea, indeks Kospi turun 0,59% atau 12,75 poin menjadi 2.138,98 ketika saham China mendapatkan tekanan seiring meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea. Tercatat saham pusat perbelanjaan Lotte mengalami pelemahan mencapai 1,59%, sedangkan LG Electronics jatuh 1,97%. Beberapa saham LG Display, LG Corporation LCD manufaktur naik 1,17% di level 30.200 per saham.
Bursa saham di daratan China pada perdagangan awal pekan hari ini lebih rendah, saat komposit Shanghai berada di level 3.273,89 atau menyusut sebesar 12,73 poin yang setara dengan 0,39% serta komposit Shenzhen lebih rendah 0,485%. Pelemahan juga terlihat pada di Hong Kong ketika indeks Hang Seng turun 4,53 poin atau 0,02% ke posisi 24.262,77.
(akr)
Lihat Juga :