IHSG Berakhir ke Zona Merah, Bursa Asia Mixed

Senin, 10 April 2017 - 16:22 WIB
IHSG Berakhir ke Zona...
IHSG Berakhir ke Zona Merah, Bursa Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir terperosok ke zona merah saat mayoritas bursa utama Asia bergerak variatif. Bursa saham Tanah Air pada awal pekan ditutup melemah 9,19 poin atau 0,16% ke level 5.644,30.

IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka meningkat 22,31 poin atau 0,39% menjadi 5.675,80 dan berbalik melemah pada sesi I usai turun ke level 5.652,24 setelah kehilangan 1,24 poin atau setara dengan 0,02%. Sedangkan pasar saham dalam negeri kemarin berakhir menyusut sebesar 10,19 poin atau 0,18% ke level 5.666,79.

Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini hampir semuanya berada di jalur merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor pertanian yang berkurang sebesar 1,12% diikuti pertambangan anjlok 0,77%. Kenaikan tertinggi terjadi pada aneka industri yang naik 0,69%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,85 triliun dengan 10,46 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp849,5 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,42 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,27 triliun. Tercatat 149 saham menguat, 193 melemah dan 97 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) meningkat Rp440 menjadi Rp2,200, PT KMI Wire & Cable Tbk. (KBLI) bertambah Rp150 menjadi Rp750 dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik Rp130 menjadi Rp3.520.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berkurang Rp1.150 menjadi Rp67,050, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menyusut Rp200 menjadi Rp6.800 serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun Rp110 menjadi Rp2.140.

Seperti dilansir CNBC, Senin (10/4/2017) ekuitas pasar saham Asia berakhir mixed pada perdagangan awal pekan hari ini, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah militer Amerika Serikat (AS) bergerak mendekati semenanjung Korea. Ditambah sebelumnya AS melayangkan serangan rudal ke Suriah pada akhir pekan kemarin.

Meski begitu indeks Nikkei berhasil meningkat 0,71% atau setara dengan 133,25 poin untuk berakhir di level 18.797,88. Beberapa saham produsen mobil Jepang nampak bergerak lebih tinggi seiring pelemahan yen, sepert Mazda Motor yang mencetak keuntungan 1,96% dan ditutup pada posisi 1,531.5 yen per saham.

Saham Suzuki Motor ditutup meningkat 1,44% pada level 4,580 yen per saham. Sebelumnya saham-saham automotif sempat berjatuhan, saat permintaan melemah. Namun Suzuki melihat prospek permintaan di India untuk jangka panjang cukup menjanjikan.

Penguatan juga terlihat pada bursa saham Australia yang bertambah 0,86% atau 50,431 poin menjadi 5.912,900 usai mendapatkan dorongan dari indeks materials dan utilitas yang meningkat masing-masing mencapai sebesar 2,08% dan 1,19%. Sedangkan indeks Kospi turun 0,86% atau 18,41 poin untuk mengakhiri awal pekan di level 2.133,32.

Beberapa saham terlihat mengalami tekanan, ketika meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, saat saham pusat perbelanjaan Lotte menyusut 2,72% untuk menjadi 214,500. Sedangkan saham LG Electronics jatuh 4,23% dan berakhir pada posisi 67,900 won, sedangkan LG Display, LG Corporation LCD manufaktur naik 0,84%.

Pada bursa saham di daratan China, juga terlihat berakhir lebih rendah saat komposit Shanghai kehilangan 0,5% atau 16,5 poin dan berakhir menjadi 3.270,12. Sementara komposit Shenzhen jatuh 0,978% atau 19,83 poin di level 2,008.5. Pelemahan juga terjadi pada indeks Hang Seng di Hong Kong yang memerah hingga perdagangan sore di level 24.262,18 usai berkurang 5,12 poin atau 0,02%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
IHSG Dibuka Tergelincir...
IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah, Awal Pekan Kehilangan 8,47 Poin
Berita Terkini
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
16 menit yang lalu
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
1 jam yang lalu
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
1 jam yang lalu
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
2 jam yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
2 jam yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
12 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved