Survei Penjualan Eceran Februari 2017 Tumbuh Melambat

Senin, 10 April 2017 - 18:37 WIB
Survei Penjualan Eceran...
Survei Penjualan Eceran Februari 2017 Tumbuh Melambat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan, untuk survei penjualan eceran Februari 2017 mengindikasikan bahwa secara tahunan pertumbuhan penjualan eceran melambat. Hal tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2017 yang tumbuh 3,7% (yoy), lebih rendah dibanding 6,3% (yoy) pada Januari 2017.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, perlambatan penjualan eceran terjadi baik pada kelompok makanan maupun nonmakanan.

"Secara regional, perlambatan penjualan eceran terutama terjadi di kota Jakarta dan Denpasar," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (10/4/2017).

Pertumbuhan penjualan eceran pada Maret 2017 terindikasi masih melambat sebagaimana tercermin dari IPR yang tumbuh 2,6% (yoy), lebih rendah dari Februari 2017.

Perlambatan penjualan eceran diperkirakan terjadi pada kelompok makanan dan nonmakanan.
Pada periode tersebut, penjualan eceran pada kelompok makanan diperkirakan tumbuh 4,9% (yoy), lebih rendah dari 5,1% (yoy) pada bulan sebelumnya.

"Di sisi lain, pertumbuhan tahunan penjualan kelompok komoditas nonmakanan diperkirakan mengalami kontraksi sebesar -0,7% (yoy), lebih rendah dibanding 1,8% (yoy) pada Februari 2017," imbuhnya.

Survei juga mengindikasikan bahwa tekanan kenaikan harga pada tiga bulan mendatang (Mei 2017) di tingkat pedagang eceran diperkirakan meningkat. Indikasi tersebut terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang sebesar 140,4 lebih tinggi dari 134,1 pada bulan sebelumnya.

"Sementara itu, tekanan kenaikan harga pada Agustus 2017 diperkirakan melambat dengan nilai IEH enam bulan mendatang sebesar 131,3, lebih rendah dari 132,3 pada bulan sebelumnya," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
2 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
4 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
4 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
6 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 27 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved