IHSG Dibuka Bangkit Saat Bursa Jepang Tergelincir
Selasa, 11 April 2017 - 09:39 WIB
IHSG Dibuka Bangkit Saat Bursa Jepang Tergelincir
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka balik menguat, ketika kemarin sempat tergelicir ke zona merah. Bursa saham Tanah Air sesi pagi ini dibuka naik 5,24 poin atau 0,09% ke level 5.673,52.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 9,19 poin atau 0,16% ke level 5.644,30. Di sisi lain pada sesi pembukaan hari ini, bursa saham Asia mayoritas berada di bawah tekanan saat bursa Jepang terperosok 0,25%.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kenaikan tertinggi pada properti dan pertambangan yang sama-sama memperoleh tambahan 0,24%. Sedangkan pelemahan cukup dalam terjadi pada sektor aneka industri usai kehilangan 0,40%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,23 miliar dengan 1,50 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing Rp75,70 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp525,6 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp601,3 miliar. Tercatat 121 saham naik, 67 turun dan 172 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA) meningkat Rp60 menjadi Rp306, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp30 menjadi Rp4.240 dan PT Hotel Mandarine Regency Tbk. (HOME) melonjat Rp28 menjadi Rp272.
Sementara, beberapa saham yang melemah adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp250 menjadi Rp66.750, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) kehilangan Rp175 menjadi Rp13.300 serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) berkurang Rp90 menjadi Rp4.600.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (11/4/2017) ekuitas Asia pada awal perdagangan pagi ini sedikit berkurang mengiringi kemerosotan Wall Street seiring ketegangan geopolitik. Tercatat indeks saham Australia bangkit setelah mencetak kerugian 0,08% dan balik menguat 0,59%.
Pelemahan juga terlihat pada indeks Kospi di Korea Selatan yang berkurang 0,13%, setelah kekhawatiran situasi bakal terus memanas di Semenanjung Korea. Indeks Nikkei Jepang tidak ketinggalan juga jatuh 0,25% setelah dolar terhadap yen tergelincir di bawah level 111.00.
Pasar saham di daratan China sedikit lebih rendah hari ini dengan komposit Shanghai berkurang 0,13% dan komposit Shenzhen jatuh 0,13%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong mendatar.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 9,19 poin atau 0,16% ke level 5.644,30. Di sisi lain pada sesi pembukaan hari ini, bursa saham Asia mayoritas berada di bawah tekanan saat bursa Jepang terperosok 0,25%.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kenaikan tertinggi pada properti dan pertambangan yang sama-sama memperoleh tambahan 0,24%. Sedangkan pelemahan cukup dalam terjadi pada sektor aneka industri usai kehilangan 0,40%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,23 miliar dengan 1,50 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing Rp75,70 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp525,6 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp601,3 miliar. Tercatat 121 saham naik, 67 turun dan 172 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA) meningkat Rp60 menjadi Rp306, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp30 menjadi Rp4.240 dan PT Hotel Mandarine Regency Tbk. (HOME) melonjat Rp28 menjadi Rp272.
Sementara, beberapa saham yang melemah adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp250 menjadi Rp66.750, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) kehilangan Rp175 menjadi Rp13.300 serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) berkurang Rp90 menjadi Rp4.600.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (11/4/2017) ekuitas Asia pada awal perdagangan pagi ini sedikit berkurang mengiringi kemerosotan Wall Street seiring ketegangan geopolitik. Tercatat indeks saham Australia bangkit setelah mencetak kerugian 0,08% dan balik menguat 0,59%.
Pelemahan juga terlihat pada indeks Kospi di Korea Selatan yang berkurang 0,13%, setelah kekhawatiran situasi bakal terus memanas di Semenanjung Korea. Indeks Nikkei Jepang tidak ketinggalan juga jatuh 0,25% setelah dolar terhadap yen tergelincir di bawah level 111.00.
Pasar saham di daratan China sedikit lebih rendah hari ini dengan komposit Shanghai berkurang 0,13% dan komposit Shenzhen jatuh 0,13%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong mendatar.
(akr)
Lihat Juga :