IHSG Berakhir Terpuruk Iringi Pergerakan Variatif Bursa Asia

Selasa, 11 April 2017 - 16:25 WIB
IHSG Berakhir Terpuruk...
IHSG Berakhir Terpuruk Iringi Pergerakan Variatif Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir terpuruk ke zona merah saat mayoritas bursa utama Asia bergerak variatif. Bursa saham Tanah Air ditutup melemah 16,37 poin atau 0,29% ke level 5.627,93.

IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka meningkat 5,24 poin atau 0,09% ke level 5.673,52 dan balik menyusut pada sesi I sebesar 0,14 poin menjadi 5.644,16. Sedangkan pasar saham dalam negeri kemarin ditutup melemah 9,19 poin atau 0,16% ke level 5.644,30.

Sektor dalam negeri hingga perdagangan sore ini bergerak mixed dipimpin pelemahan terdalam yang terjadi pada sektor keuangan sebesar 0,81% diikuti kejatuhan industri dasar 0,62%. Kenaikan tertinggi terjadi pada infrastruktur yang melesat 0,85%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,08 triliun dengan 12,47 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp646,5 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,82 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,47 triliun. Tercatat 163 saham menguat, 185 turun dan 117 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) bertambah Rp150 menjadi Rp3.670, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) meningkat Rp130 menjadi Rp4.340 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) naik Rp100 menjadi Rp7.050.

Sementara, beberapa saham yang melemah adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) usai kehilangan Rp1.550 menjadi Rp65.450, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menyusut Rp110 menjadi Rp2.030 serta PT Arthavest Tbk (ARTA) berkurang Rp80 menjadi Rp260.

Seperti dilansir CNBC, Selasa (11/4/2017) ekuitas Asia berakhir variatif pada perdagangan hari ini, ketika investor memberikan perhatian khusus kepada Toshiba yang sudah dua kali menunda laporan pendapatan. Ditambah ketegangan geopolitik juga menjadi fokus para pelaku pasar.

Indeks Kospi di Korea Selatan (Korsel) menyusut 0,44% atau setara dengan 9,47 poin untuk mengakhiri perdagangan di level 2.123,85. Kekhawatiran atas ketegangan geopolitik di semenanjung Korea setelah AS mengerahkan pasukan militer mereka sedikit banyak memberikan sentimen bagi bursa saham.

Pelemahan juga terjadi pada bursa saham Jepang saat indeks Nikkei kehilangan 0,27% atau 50,01 poin ke level 1495.1 saat dolar terhadap yen tergelincir di bawah level 111.00. Pasar saham daratan China bangkit dari kerugian di awal sesi untuk menutup hari ini dengan kenaikan 19,57 poin atau 0,60% menjadi 3.288,97 bagi komposit Shanghai, sedangkan komposit Shenzhen memperoleh tambahan 0,691%.

Tekanan cukup besar juga membuat indeks Hang Seng di Hong Kong lebih rendah ke level 24.088,46 dengan kehilangan 173,72 poin atau 0,72% hingga perdagangan sore ini. Sementara bursa saham Australia menghijau di tengah mayoritas bursa utama Asia yang memerah, usai meningkat 0,28% atau 16.416 poin di level 5,929.3 ketika sektor energi mencetak keuntungan cukup besar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
IHSG Dibuka Tergelincir...
IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah, Awal Pekan Kehilangan 8,47 Poin
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
16 menit yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
49 menit yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
1 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
1 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
2 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved