Boeing PHK Ratusan Insinyur di Tengah Penurunan Penjualan

Selasa, 18 April 2017 - 20:02 WIB
Boeing PHK Ratusan Insinyur...
Boeing PHK Ratusan Insinyur di Tengah Penurunan Penjualan
A A A
CHICAGO - Produsen pesawat terbesar dunia, Boeing Co berencana melakukan pengurangan karyawan terhadap ratusan insinyur di negara bagian Washington serta beberapa lokasi lainnya. Pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan Boeing, lantaran perusahaan harus menghadapi peningkatan persaingan yang berimbas pada perlambatan penjualan pesawat.

Seperti dilansir Bloomberg, Selasa (18/4/2017) rencananya Boeing akan melayangkan surat pemecatan akhir pekan, dengan 305 insinyur dan pekerja teknis bakal meninggalkan perusahaan yang berbasis di Chicago secara sukarela. Sebelumnya Boeing telah merampingkan perusahaan hingga 1,332 pegawai sejak awal 2016, seperti disampaikan SPEEA yang merupakan serikat pekerja.

(Baca Juga: Permintaan Pesawat Militer Minim, Keuntungan Boeing Tergelincir )

Boeing berpeluang melakukan lebih banyak pengurangan karyawan yang ditentukan oleh situasi bisnis ke depannya. Wakil Direktur Utama unit enjiniring Boeing Commercial Airplanes John Hamilton mengatakan dalam sebuah surat pernyataan kepada karyawan bahwa pemecatan perlu dilakukan untuk memenuhi rencana operasi perusahaan serta perluasan pasar.

Dia mengungkapkan, pemangkasan ini akan berdampak pada ratusan pegawai. Pemangkasan lanjutan akan dilakukan kembali pada tahun ini dan akan mendorong perbaikan lingkungan bisnis Boeing. Unit pesawat komersial Boeing telah menjalankan pemangkasan secara sukarela pada Januari dan Maret 2017. Dalam pernyataannya, Boeing akan memangkas pegawai sejajar manajer dan ekesekutif.

Perusahaan yang dianggap sebagai perwujudan industri manufaktur AS di bawah pimpinan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, telah melakukan pengurangan kurang lebih dari setahun. Boeing terpaksa memangkas pekerja di Washington sebesar 9% atau setara dengan 70,640 karyawan selama setahun. Perusahaan total sudah lakukan pengurangan 7,6% sebesar 146,962 sejak Maret 2016.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Google Maps Tangkap...
Google Maps Tangkap Boeing Misterius, Australia Sebut Pesawat Hantu
Ini Spesifikasi Boeing...
Ini Spesifikasi Boeing 787-9 Dreamliner yang Mengalami Turbulensi Parah
Menyesatkan Investor...
Menyesatkan Investor Soal Kecelakaan 737 MAX, Boeing Bayar Denda Rp2,99 Triliun
3 Pesawat Anti Kiamat...
3 Pesawat Anti Kiamat Paling Mengerikan di Dunia, Dua Diantaranya dari Amerika Serikat
Pesawat Antariksa Buatan...
Pesawat Antariksa Buatan Boeing Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa ISS
Pesawat China Eastern...
Pesawat China Eastern Airlines Jatuh, Boeing Jadi Sorotan
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
3 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
3 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
4 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
4 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
5 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved