Pengelolaan Pasar Tradisional Didorong Lebih Profesional

Rabu, 19 April 2017 - 20:08 WIB
Pengelolaan Pasar Tradisional...
Pengelolaan Pasar Tradisional Didorong Lebih Profesional
A A A
SEMARANG - Pengelolaan pasar tradisional di Kota Semarang terus didorong untuk melahirkan terbosan pengelolaan secara baik. Pasalnya jika tidak, maka pasar-pasar rakyat itu lambat laun mati karena ditinggalkan pembeli dan penjualnya.

Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Wachid Nurmiyanto menilai, keberadaan pasar-pasar tradisional di Kota Semarang saat ini dalam kondisi yang kurang baik. Hal itu menurutnya, dikarenakan pengaruh manajemen pengelolaan pasar tradisional kurang profesional.

“Saat ini masih banyak pasar tradisional yang sudah dibangun melalui program revitalisasi pasar tradisional, malah justru tidak ditempati. Seperti lantai dua pasar Sampangan, Pasar Bulu dan lainnya,” katanya, Rabu (19/4/2017).

Menurut dia, fenomena seperti ini terjadi, karena persoalan manajemen pengelolaan pasar saja. Bukan persoalan salah desain. Artinya, butuh terobosan agar pasar tradisional tetap mampu menyedot masyarakat melakukan aktivitas ekonomi di pasar tradisional.

“Bangunan lantai dua, maupun tiga, tidak ditempati pedagang karena pedagang seringkali khawatir kalau dagangan tidak laku. Sehingga mengakibatkan omzet menurun atau berkurang,” ucap Ketua Fraksi PAN ini.

Oleh karena itu kata dia, seharusnya bisa disiasati bila semua pihak terkait memikirkan solusi dengan upaya-upaya untuk menghidupkan pasar tradisional. Misalnya bagaimana agar menyediakan fasilitas yang menimbulkan kenyamanan, kemudian juga promosi, pajak retribusi dikurangi, atau apa saja.

“Selain itu, Dinas terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan harus bisa bersinergi dengan Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) untuk melakukan sosialisasi berkelanjutan. Misalnya penyebaran pamflet ke masyarakat dengan melibatkan 177 kelurahan di Kota Semarang," papar dia.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menyatakan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk menghidupkan pasar-pasar tradisional khususnya pasar yang sudah dilakukan revitalisasi, seperti Pasar Bulu, Pasar Sampangan, Peterongan dan juga Pasar Pedurungan. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan melakukan penyegelan terhadap kios-kios yang sudah lama ditinggalkan pedagang dan memberikannya kepada pedagangan lain yang berminat.

“Secara bertahap kami akan menghidupkan pasar-pasar mangkrak. Pasar Sampangan, terutama lantai tiga selama ini off, tidak pernah digunakan, maka kami punya inisiatif untuk merangkul beberapa pedagang baru. Saat ini sudah ada 49 pedagang yang siap untuk menempati di sana,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Berita Terkini
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
24 menit yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
38 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
1 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
2 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
2 jam yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved