Menhub Sebut Pendanaan Proyek LRT Unik

Rabu, 19 April 2017 - 18:35 WIB
Menhub Sebut Pendanaan...
Menhub Sebut Pendanaan Proyek LRT Unik
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, pola pendanaan proyek Light Rail Transit (LRT) terbilang unik. Pemerintah memutuskan dananya diperoleh dari kombinasi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sindikasi perbankan.

Untuk pendanaan dari pemerintah yang terbilang unik karena tidak langsung diberikan ke korporasi penggarap LRT. Perusahaan itu lebih dulu harus melakukan sekuritisasi.

"Pemerintah buat LRT dengan cara pembiayaan beda dengan sebelumnya, dana pemerintah enggak langsung diberikan ke entitas korporasi. Lakukan sekuritisasi dengan jumlah sama, fungsi baik, ada korporasi sehat bisa lakukan itu," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (19/4/2017).

Menurutnya, LRT Jakarta jadi tolak ukur pembangunan proyek yang sama di daerah lain. Di antaranya di Sulawesi dan Kalimantan. "Kalau LRT Jakarta berhasil bisa di Sulawesi dan Kalimantan, bisa diberlakukan di tempat lain. Kalau bicara kereta api, LRT kewajiban negara," katanya.

Berulang kali Budi mengaku telah menyampaikan program pemerintah banyak sekali dan butuh dana besar. Sayangnya, negara hanya sanggup meng-cover 30%.

"Kita butuh dana swasta, swasta juga swasta asing. Kami sudah bicara Jepang, China, Eropa turut serta bangun infrastruktur ini," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Groundbreaking Paling Lambat Awal Oktober 2023
LRT Jakarta Gunakan...
LRT Jakarta Gunakan Sinar Ultraviolet untuk Cegah Covid-19
Ragam Respons Kenaikan...
Ragam Respons Kenaikan Tarif LRT Jabodebek: Berat sih Kalau Naik 100%
LRT Jabodebek Tambah...
LRT Jabodebek Tambah Jadwal Perjalanan Akhir Pekan Ini, dari 158 Jadi 202
Profil Dirut LRT Jakarta...
Profil Dirut LRT Jakarta Hendri Saputra, Sosok yang Memonitoring Sejumlah Megaproyek di DKI
LRT Jabodebek Telah...
LRT Jabodebek Telah Layani 8,1 Juta Pengguna Sejak Awal Operasi Agustus 2023
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved