Jokowi Minta Masukan MUI Distribusi 126 Juta Ha Tanah

Minggu, 23 April 2017 - 07:04 WIB
Jokowi Minta Masukan...
Jokowi Minta Masukan MUI Distribusi 126 Juta Ha Tanah
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kongres Ekonomi Umat yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberi masukan terkait distribusi 126 juta hektare (ha) tanah. Diharapkan tanah yang dibagi tidak terlantar atau diperjualbelikan.

Jokowi mengatakan, sekarang ini ada 126 juta ha bidang tanah, tapi yang sudah disertifikatkan baru 46 juta ha. Artinya, masih 60% lebih bidang-bidang tanah yang ada belum disertifikatkan.

"Kalau di desa alasan kenapa tidak disertifikatkan karena memang rakyat tidak memiliki biaya untuk menyertifikatkan. Atau karena memang tanah-tanah itu berada pada posisi-posisi yang tidak seharusnya untuk pemukiman maupun untuk lahan-lahan garapan," ujarnya, saat membuka Kongres Ekonomi Umat yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta.

Mantan Walikota Solo ini menginginkan agar dalam Kongres Ekonomi Umat dibahas secara detail dan mendalam mengenai redistribusi, dengan demikian pemerintah mendapatkan masukan-masukan yang detail, konkret, dan riil, sehingga redistribusi aset ini bisa segera dilakukan dan diputuskan untuk diberikan kepada umat, rakyat, koperasi, dan kepada pondok.

Sekarang ini, lanjut Presiden, pemerintah telah mengumpulkan 21,7 hektar lahan, terdiri atas 12,7 juta hektar lahan hutan, ada 9 juta juga lahan yang nantinya akan bisa dibagikan. Tetapi Jokowi mengingatkan, bahwa redistribusi aset reforma agraria ini bukan bagi-bagi lahan.

“Saya tidak mau kita hanya membagi-bagi, kemudian tanah itu dijual lagi oleh rakyat kepada yang gede-gede yang tidak ada artinya,” kata Presiden.

Mengenai skema pembagiannya, Presiden meminta agar dibicarakan secara rinci. "Kita harus tahu, produktif atau tidak produktif nantinya tanah itu, tidak bisa dibiarkan terlantar menjadi tidak produktif atau malah perjualbelikan. “Ini yang tidak boleh terjadi,” tegasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Demokrat: Reshuffle...
Demokrat: Reshuffle Kabinet Lebih Penting, Hentikan RUU HIP
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Merasa Petugas Partai,...
Merasa Petugas Partai, Jokowi Diprediksi Tak Kirim Surat Penundaan RUU HIP
Berita Terkini
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
10 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
44 menit yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved