IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan, Cermati 7 Saham Ini
Rabu, 26 April 2017 - 08:29 WIB
IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan, Cermati 7 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan kembali bergerak cenderung tertekan dengan range pergerakan pada level 5.626-5.700.
Dia menuturkan, secara teknikal IHSG bergerak cenderung terkonsolidasi membentuk pola candlestick bearish reversal signal, yakni Hanging Man setelah seakan menyentuh resistance 5.700 dan upper bollinger bands.
"Indikasi negatif jangka pendek cukup melebar pasca pola ini terbentuk. Indikator Stochastic masih membuat ruang penguatan, namun terlihat terbatas dengan adanya tekanan yang dialami pada indikator RSI di area overbought," kata dia di Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat pada pre closing sebesar 16,32 poin sebesar 0,29% di level 5.680,79 setelah selama perdagangan bergerak pada zona negatif. Pergerakan yang cenderung terkonsolidasi disebabkan sepinya investor domestik terlihat aksi beli investor asing yang timpang cukup besar yang Rp1.31 triliun pada perdagangan kemarin.
Sektor aneka industri dengan saham PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi memimpin pelemahan sedangkan indeks sektor industri dasar memimpin dengan rata-rata produsen semen berbalik menguat pasca penurunan cukup signifikan sejak pekan lalu.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu dicermati, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).
Dia menuturkan, secara teknikal IHSG bergerak cenderung terkonsolidasi membentuk pola candlestick bearish reversal signal, yakni Hanging Man setelah seakan menyentuh resistance 5.700 dan upper bollinger bands.
"Indikasi negatif jangka pendek cukup melebar pasca pola ini terbentuk. Indikator Stochastic masih membuat ruang penguatan, namun terlihat terbatas dengan adanya tekanan yang dialami pada indikator RSI di area overbought," kata dia di Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat pada pre closing sebesar 16,32 poin sebesar 0,29% di level 5.680,79 setelah selama perdagangan bergerak pada zona negatif. Pergerakan yang cenderung terkonsolidasi disebabkan sepinya investor domestik terlihat aksi beli investor asing yang timpang cukup besar yang Rp1.31 triliun pada perdagangan kemarin.
Sektor aneka industri dengan saham PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi memimpin pelemahan sedangkan indeks sektor industri dasar memimpin dengan rata-rata produsen semen berbalik menguat pasca penurunan cukup signifikan sejak pekan lalu.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu dicermati, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).
(izz)
Lihat Juga :