Beda Visi Pemerintah-DPR Penyebab Holding BUMN Migas Molor

Kamis, 27 April 2017 - 17:51 WIB
Beda Visi Pemerintah-DPR...
Beda Visi Pemerintah-DPR Penyebab Holding BUMN Migas Molor
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membeberkan penyebab tak kunjung terealisasinya pembentukan holding BUMN minyak dan gas bumi (migas) antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). Penyebabnya adalah, hingga saat ini antara pemerintah dan DPR belum satu visi mengenai rencana tersebut.

(Baca Juga: Holding Pertamina-PGN Akan Segera Terwujud )

Deputi Bidang Usaha Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah mengungkapkan, untuk merealisasikan pembentukan holding migas maka konsep yang diinginkan antara pemerintah dan parlemen harus sama. Sementara saat ini, keduanya belum memiliki konsep yang sama.

"Holding itu kalau mau penyatuan konsep sama Komisi VI belum satu. Itu apakah BUMN harus besar, kuat, lincah BUMN apakah harus melayani masyarakat yang terluar, itu sudah sama. Itu enggak beda, tapi tata caranya yang musti didiskusikan. Apalagi terkiat sama UU dan tata cara yang berlaku," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Menurut Edwin, DPR menginginkan agar pembentukan holding harus melalui persetujuan parlemen. Padahal, pemerintah sendiri hanya mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk pembentukan holding tersebut, yang pada dasarnya tidak butuh persetujuan DPR.

Tak hanya itu, DPR juga ingin mengetahui secara detail mengenai nasib PGN di masa mendatang. Mengingat, PGN merupakan perusahaan pelat merah terbuka (tbk) yang sebagian sahamnya dimiliki publik.

"Apakah nanti kalau ini digabung bagaimana nanti public company? Masih bisa melakukan public services enggak? Ini mereka mau tau. Jadi mereka menginginkan agar (pembentukan holding) dilakukan pembahasan dan kita lakukan beberapa kali. Kita sih berharap holding bisa terjadi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
8 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved