Asia Mixed, IHSG Ambruk Tinggalkan Level 5.700
Jum'at, 28 April 2017 - 16:34 WIB
Asia Mixed, IHSG Ambruk Tinggalkan Level 5.700
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ditutup emburk hingga meninggalkan level 5.700. Bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.685,30 atau melemah 21,73 poin setara 0,38% saat bursa saham Asia ditutup mixed (variatif).
IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka menguat 10,04 poin atau 0,18% ke level 5.717,07 dan pada sesi I melemah 11,35 poin atau 0,20% ke level 5.695,67. Sedangkan kemarin ditutup menguat ke level 5.707,03 dengan tambahan 19,50 poin atau 0,34%.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan sore ditutup mayoritas melemah dengan sektor pertambangan yang mengalami penurunan terdalam sebesar 1,19% dan sektor keuangan yang naik tertinggi sebesar 0,44%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp12,60 triliun dengan 10,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp418,14 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp8,21 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp8,63 triliun. Tercatat sebesar 131 saham menguat, 206 melemah dan 111 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp220 menjadi Rp3.900, PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) naik Rp108 menjadi Rp580, dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) naik Rp70 menjadi Rp3.150.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp240 menjadi Rp2.010, PT Metro Realty Tbk (MTSM) turun Rp88 menjadi Rp282, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp8.950.
Seperti dilansir CNBC, Jumat (28/4/2017), bursa saham Asia diperdagangkan mixed pada penutupan hari ini karena terpengaruh komentar Presiden AS Donald Trump mengenai pakta perdagangan bebas yang ada dengan Korea Selatan untuk pembayaran sistem anti-rudal yang canggih membuat investor terkejut.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi yang pada awalnya berwarna hijau, melemah terimbas berita bahwa Trump mengancam untuk mengakhiri perjanjian perdagangan dengan negara tersebut. Trump juga memperingatkan bahwa konflik dengan Korea Utara dimungkinkan, meskipun dia mengatakan lebih menyukai resolusi damai.
Pejabat Korea Selatan mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah AS belum "meminta apapun" dari mereka mengenai kesepakatan tersebut.
Indeks Kospi ditutup 0,18% atau 4,02 poin ke level 2.205,44. USD/won diperdagangkan lebih rendah setelah ucapan Trump, dengan greenback terhadap won berada di level 1.136,35.
"Saya pikir apa yang akan kita lihat sekarang adalah pasar mungkin perlu harga dalam sedikit ketegangan perdagangan potensial antara AS dan Korea Selatan. Meskipun kita tidak berpikir hal terburuk akan terjadi, ini hanya sebuah negosiasi. Saya pikir ini adalah awal dari yang akan datang," kata ANZ Research's Khoon Goh.
Saham produsen mobil Korea bergerak setelah berita tersebut, dengan saham Hyundai Motors akhirnya ditutup 2,04% lebih rendah. Peritel Korea juga terpukul, dengan Lotte Himart turun 2,83% dan E-mart turun 2,13%.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,29% atau 55,13 poin menjadi 19.196,74. Indeks patokan Australia, ASX 200 ditutup 0,04% atau 2,619 poin lebih tinggi ke level 5.924,1.
Pasar daratan China variatif dengan Shanghai Composite naik 0,08% atau 2,3794 poin menjadi 3.154,5663 dan Komposit Shenzhen naik 0,362% atau 6.8813 poin menjadi pada kisaran 1.906.9151. Namun, Indeks Hang Seng turun 0,45%.
IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka menguat 10,04 poin atau 0,18% ke level 5.717,07 dan pada sesi I melemah 11,35 poin atau 0,20% ke level 5.695,67. Sedangkan kemarin ditutup menguat ke level 5.707,03 dengan tambahan 19,50 poin atau 0,34%.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan sore ditutup mayoritas melemah dengan sektor pertambangan yang mengalami penurunan terdalam sebesar 1,19% dan sektor keuangan yang naik tertinggi sebesar 0,44%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp12,60 triliun dengan 10,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp418,14 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp8,21 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp8,63 triliun. Tercatat sebesar 131 saham menguat, 206 melemah dan 111 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp220 menjadi Rp3.900, PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) naik Rp108 menjadi Rp580, dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) naik Rp70 menjadi Rp3.150.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp240 menjadi Rp2.010, PT Metro Realty Tbk (MTSM) turun Rp88 menjadi Rp282, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp8.950.
Seperti dilansir CNBC, Jumat (28/4/2017), bursa saham Asia diperdagangkan mixed pada penutupan hari ini karena terpengaruh komentar Presiden AS Donald Trump mengenai pakta perdagangan bebas yang ada dengan Korea Selatan untuk pembayaran sistem anti-rudal yang canggih membuat investor terkejut.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi yang pada awalnya berwarna hijau, melemah terimbas berita bahwa Trump mengancam untuk mengakhiri perjanjian perdagangan dengan negara tersebut. Trump juga memperingatkan bahwa konflik dengan Korea Utara dimungkinkan, meskipun dia mengatakan lebih menyukai resolusi damai.
Pejabat Korea Selatan mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah AS belum "meminta apapun" dari mereka mengenai kesepakatan tersebut.
Indeks Kospi ditutup 0,18% atau 4,02 poin ke level 2.205,44. USD/won diperdagangkan lebih rendah setelah ucapan Trump, dengan greenback terhadap won berada di level 1.136,35.
"Saya pikir apa yang akan kita lihat sekarang adalah pasar mungkin perlu harga dalam sedikit ketegangan perdagangan potensial antara AS dan Korea Selatan. Meskipun kita tidak berpikir hal terburuk akan terjadi, ini hanya sebuah negosiasi. Saya pikir ini adalah awal dari yang akan datang," kata ANZ Research's Khoon Goh.
Saham produsen mobil Korea bergerak setelah berita tersebut, dengan saham Hyundai Motors akhirnya ditutup 2,04% lebih rendah. Peritel Korea juga terpukul, dengan Lotte Himart turun 2,83% dan E-mart turun 2,13%.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,29% atau 55,13 poin menjadi 19.196,74. Indeks patokan Australia, ASX 200 ditutup 0,04% atau 2,619 poin lebih tinggi ke level 5.924,1.
Pasar daratan China variatif dengan Shanghai Composite naik 0,08% atau 2,3794 poin menjadi 3.154,5663 dan Komposit Shenzhen naik 0,362% atau 6.8813 poin menjadi pada kisaran 1.906.9151. Namun, Indeks Hang Seng turun 0,45%.
(izz)
Lihat Juga :