LPCK Bukukan Laba Bersih Rp185 Miliar
Senin, 01 Mei 2017 - 21:02 WIB
LPCK Bukukan Laba Bersih Rp185 Miliar
A
A
A
JAKARTA - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal I 2017. Meski terdapat pelemahan makro ekonomi, perusahaan melaporkan pendapatan sebesar Rp447 miliar, laba bruto sebesar Rp213 miliar dan laba bersih Rp185 miliar.
Pendapatan dari hunian dan apartemen mencapai Rp375 miliar atau menyumbang 84% dari total pendapatan. Pendapatan Recurring LPCK naik 8% menjadi Rp68 miliar di kuartal I tahun 2017, dibandingkan Rp63 miliar pada periode yang sama tahun 2016. Sementara total aset tumbuh tipis 2% menjadi Rp5,8 triliun dari Rp5,7 triliun pada akhir tahun 2016.
“Kami akan berusaha memberikan yang terbaik dalam menyiapkan Orange County sebagai pusat hub di Koridor Timur Jakarta,” ujar Presiden Direktur LPCK Toto Bartholomeus dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/5/2017).
Orange County merupakan world class mixe used sebagai pusat bisnis dan gaya hidup di Koridor Timur Jakarta yang dikembangkan di lahan seluas 322 hektare dengan investasi proyek Rp250 triliun.
Lima menara apartemen sudah diluncurkan dan terjual 100% masing-masing pada saat peluncuran. Newport Park, menara keenam, diluncurkan pada November 2016 dan 87% terjual pada saat peluncuran. Menara apartemen ke-5 dan ke-6 merupakan joint venture antara Lippo Group dan Mitsubishi Corporation, Jepang.
LPCK merupakan pengembang kawasan perkotaan dengan luas lahan 3.000 hektare lebih. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 14.000 hunian, dengan penghuni 50.720 orang dan 484.300 orang yang bekerja setiap hari di sekitar 993 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang.
LPCK merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Saat ini LPCK memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp3,2 triliun atau setara USD240 juta.
Pendapatan dari hunian dan apartemen mencapai Rp375 miliar atau menyumbang 84% dari total pendapatan. Pendapatan Recurring LPCK naik 8% menjadi Rp68 miliar di kuartal I tahun 2017, dibandingkan Rp63 miliar pada periode yang sama tahun 2016. Sementara total aset tumbuh tipis 2% menjadi Rp5,8 triliun dari Rp5,7 triliun pada akhir tahun 2016.
“Kami akan berusaha memberikan yang terbaik dalam menyiapkan Orange County sebagai pusat hub di Koridor Timur Jakarta,” ujar Presiden Direktur LPCK Toto Bartholomeus dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/5/2017).
Orange County merupakan world class mixe used sebagai pusat bisnis dan gaya hidup di Koridor Timur Jakarta yang dikembangkan di lahan seluas 322 hektare dengan investasi proyek Rp250 triliun.
Lima menara apartemen sudah diluncurkan dan terjual 100% masing-masing pada saat peluncuran. Newport Park, menara keenam, diluncurkan pada November 2016 dan 87% terjual pada saat peluncuran. Menara apartemen ke-5 dan ke-6 merupakan joint venture antara Lippo Group dan Mitsubishi Corporation, Jepang.
LPCK merupakan pengembang kawasan perkotaan dengan luas lahan 3.000 hektare lebih. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 14.000 hunian, dengan penghuni 50.720 orang dan 484.300 orang yang bekerja setiap hari di sekitar 993 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang.
LPCK merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Saat ini LPCK memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp3,2 triliun atau setara USD240 juta.
(ven)
Lihat Juga :