Kronologi Penangkapan Kapal China Pencuri Bangkai Kapal di Laut RI

Jum'at, 05 Mei 2017 - 13:16 WIB
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Kapal China Pencuri Bangkai Kapal di Laut RI
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, kapal Chuan Hong 68 asal China yang melakukan pencurian bangkai kapal di sekitar Laut Natuna, Kepulauan Riau akhirnya berhasil ditemukan oleh TNI Angkatan Laut (AL), bekerja sama dengan tim patroli Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

(Baca: Susi Cs Tangkap Kapal China Pencuri Bangkai Kapal Bawah Laut )

Kapal yang sebelumnya tengah lego jangkar di Pulau Damar, Kepulauan Riau tersebut ditemukan di wilayah perairan Panggararang Johor Timur, Malaysia.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya TNI AL Taufiq R menjelaskan, pada 20 April 2017 TNI AL mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya kapal asing lego jangkar di sekitar Pulau Damar, Kepulauan Riau. Informasi tersebut pun ditindaklanjuti tim Western Fleet Quick Response Team (WFQR).

"Pada 20 April pukul 14.45 WIB, tim menemukan MV Chuan Hong 68 sedang lego jangkar dan mengoperasikan crane di atas kapal untuk melakukan kegiatan pengerukan bawah laut di sekitaran Kepulauan Riau, Laut Natuna," katanya di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Karena, kegiatan kapal dilakukan di perairan Indonesia, sambung dia, tim pun melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kapal, awak kapal, muatan, dan aktivitas pengoperasian pengerukan bawah laut di wilayah teritorial Indonesia. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, seluruh awak kapal yang berjumlah 20 orang dibawa menuju Pos TNI AL di Pulau Letung oleh Patroli Keamanan Laut Siantan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sedangkan MV Chuan Hong 68 dibiarkan lego jangkar selama menunggu KRI Pulau Rangsang yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi, untuk kemudian ditarik ke Pangkalan Utama TNI AL IV Tanjung Pinang," terang dia.

Namun, pada 22 April diperoleh informasi bahwa kapal yang awalnya lego jangkar telah hilang. Selanjutnya, KRI Pulau Rangsang yang telah tiba di lokasi pencarian pun menginformasikan kepada TNI AL kawasan barat untuk melakukan pencarian, dan berkoordinasi dengan APMM.

"Sayangnya, kapal tidak ditemukan. TNI AL terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan APMM," ujarnya.

Barulah pada 28 April 2017, tutur dia, kapal Chuan Hong 68 ditangkap oleh patroli APMM di perairan Panggararang Johor Timur, Malaysia. Dinas TNI AL kemudian berkoordinasi dengan Kepala APMM untuk memberikan data mengenai kesalahan kapal tersebut.

"Berdasarkan hasil investigasi APMM, kapal itu ternyata juga melanggar hukum Malaysia karena tidak melaporkan kedatangan dan tidak memiliki kebenaran untuk berlabuh," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
27 menit yang lalu
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
32 menit yang lalu
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
54 menit yang lalu
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
1 jam yang lalu
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
1 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved