Hitung-hitungan Bongkahan Emas Tambang Freeport di Papua

Senin, 08 Mei 2017 - 13:19 WIB
Hitung-hitungan Bongkahan...
Hitung-hitungan Bongkahan Emas Tambang Freeport di Papua
A A A
JAKARTA - Isu tentang PT Freeport Indonesia selalu menjadi perhatian di Indonesia. Hal ini mengingat perusahaan tersebut telah cukup lama mengeruk tambang emas di Bumi Cendrawasih, Papua.

Total cadangan emas, perak dan tembaga yang ada di tambang Grasberg, Papua sekitar 3,8 miliar ton. Freeport sendiri sejak era 1990-an telah mengeruk sekitar 1,7 miliar ton dan kini bersisa 2,1 miliar ton.

Lantas, berapa besar bongkahan emas yang akan diperoleh raksasa tambang Amerika Serikat (AS) tersebut dari sisa cadangan tersebut?

Pakar Tambang Bawah Tanah Institut Teknologi Bandung (ITB) Ridho Kresna Wattimena mengungkapkan, Freeport mengeruk tambang di Papua dengan metode block caving yang merupakan metode pengerukan tambang bawah tanah (underground mining) yang paling murah yaitu sekitar USD2 miliar hingga USD10 miliar.

"Tapi untuk mendapatkan hasilnya butuh waktu cukup lama. Block caving biaya produksi paling murah sekitar USD2-10 miliar," katanya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (8/5/2017).

Dengan menggunakan metode ini, kata dia, penambang butuh waktu 15 tahun hanya untuk membuat terowongan sekitar 1,6 kilometer (km) di bawah tanah. Hanya untuk membuat terowongan tersebut, dana yang digelontorkan sudah 70% dari total modal yang dikeluarkan.

Belum lagi, jika sudah mulai menambang dengan metode tersebut maka penambang tidak boleh berhenti. Sebab, alat-alat yang digunakan akan langsung rusak dalam waktu yang tidak lama.

"Jadi, jika kantong tidak kuat jangan coba-coba pakai metode block caving. Jangan sampai pakai blok caving terus berhenti. Ini hanya Freeport," imbuh dia.

Menurutnya, hasil tambang yang akan diperoleh Freeport dari dana fantastis tersebut pun sangat kecil. Untuk ukuran 5,5 ton bijih, emas yang terkandung hanya sekitar 5 gram, kemudian tembaga 55 kilogram (kg), dan perak sekitar 22 kg.

"Hasil tambang Freeport yang di dapat kecil. Dari 5,5 ton bijih yang didapat Freeport hasinya hanya 5 gram emasnya. Kadar 1 ton hanya 0,1 gram," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
57 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved