Cegah Macet Saat Mudik, Luhut Minta Pemda Jabar Awasi 14 Titik

Selasa, 09 Mei 2017 - 19:57 WIB
Cegah Macet Saat Mudik,...
Cegah Macet Saat Mudik, Luhut Minta Pemda Jabar Awasi 14 Titik
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengemukakan bahwa pihaknya mendapat mandat dari Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk mengawasi pasar-pasar tumpah yang berpotensi menyebabkan kemacetan saat mudik Lebaran. Setidaknya, ada 14 titik yang harus diawasi di sepanjang jalur Pantura yang sering ada pasar tumpah.

(Baca Juga: Pemerintah Bersiap Terapkan Ganjil-Genap di Tol Saat Mudik )

Saat musim mudik Lebaran, katanya, pasar-pasar tumpah memang sering ada di pinggiran tol khususnya di sepanjang tol Pantura. Sementara untuk di daerah selatan, ada enam titik yang patut diawasi.

"Tadi saya katakan ada titik yang tidak bisa dihindari ketika hujan pasti banjir dan pasar tumpah. Jadi mesti ada jalan alternatif yang jalannya bagus, tapi kalau ada hujan pasti banjir," katanya di Kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Menurutnya, Pemda Jabar juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh kabupaten di Jawa Barat untuk menertibkan pasar tumpah tersebut. "Sudah sama dengan kabupaten bupati untuk menertibkan pasar tumpah supaya jangan menghambat lalu lintas. Saya kira itu," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan hari ini menggelar rapat koordinasi guna memantau persiapan transportasi menghadapi musim mudik Lebaran 2017. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang seperti tragedi Brexit pada tahun lalu.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo mengungkapkan, Luhut meminta pihaknya untuk melakukan persiapan yang lebih matang dibanding tahun lalu. Daerah-daerah yang berpotensi terjadinya kemacetan harus diidentifikasi sejak awal.

"Yang pasti beliau minta bahwa antisipasi kita harus lebih baik dari tahun lalu. Contoh tahun lalu kan ada sumbatan di Brexit. Ini harus diidentifikasi daerah mana yang kritis dan harus diurai," katanya usai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap! Operasional...
Siap-siap! Operasional Angkutan Barang Saat Mudik Lebaran 2026 Bakal Diperketat
Gapasdap Siap Hadapi...
Gapasdap Siap Hadapi Angkutan Lebaran dan Logistik 2025
Tiket KA Lebaran 1444...
Tiket KA Lebaran 1444 H Bisa Dipesan Mulai 26 Februari 2023
Pemeriksaan Kelaikan...
Pemeriksaan Kelaikan Bus Angkutan Lebaran
Mudik Lebaran 2023,...
Mudik Lebaran 2023, DKI Siagakan 2.258 Bus AKAP dan 170 Cadangan
Pembatasan Angkutan...
Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran 2024, Berikut Lokasi dan Jadwalnya
Berita Terkini
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
4 menit yang lalu
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
11 menit yang lalu
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
22 menit yang lalu
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
38 menit yang lalu
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
1 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved