Takut Serangan Ransomware, Kanwil DJP DIY Beri Layanan Manual

Senin, 15 Mei 2017 - 10:44 WIB
Takut Serangan Ransomware,...
Takut Serangan Ransomware, Kanwil DJP DIY Beri Layanan Manual
A A A
YOGYAKARTA - Antisipasi serangan virus ransomware Wannacrypt yang menyerang data komputer dan memiliki kemampuan mengunci komputer atau mengenkripsi file, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY untuk sementara memutus semua jaringan internet komputer mereka. Sehingga untuk sementara layanan perpajakan dilakukan secara manual.

Kepala Kanwil DJP DIY Yuli Kristiyono mengakui jika pihaknya khawatir terkait dengan serangan virus terhadap data mereka. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk memutus jaringan internet komputer. Opsi tersebut dipilih untuk menghindari seluruh data Kanwil DJP DIY bermasalah di kemudian hari "Kami juga putus layanan intranet juga," tuturnya.

Lebih lanjut dia menerangkan belum mengetahui sampai kapan pemutusan jaringan tersebut. Pihaknya masih menunggu perintah dari pusat hingga kapan pemutusan jaringan komputer tersebut. Karena saat ini pihak DJP tengah menyelenggarakan rapat untuk membahas langkah selanjutnya terkait dengan layanan perpajakan.

Untuk sementara dia menerangkan pihaknya berusaha melakukan layanan secara manual karena memang banyak wajib pajak (WP) sudah antri. Meski tidak secepat dengan layanan secara online, namun dengan layanan manual tersebut bisa menjadi sedikit solusi masyarakat yang ingin mengurus perpajakan mereka. "Meskipun tidak nyaman, tetapi kami tetap berusaha melayani. Kami ingin ini secepatnya berlalu," ujarnya.

Sebagai informasi serangan siber ini telang mengguncang 99 negara sejak Jumat (12/5) hingga kemarin. Ujung serangan siber ini adalah permintaan uang tebusan. Serangan malware bernama WannaCry berjenis ransomware ini juga diidentifikasi sudah menyasar jaringan sistem di Tanah Air.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Perusahaan Pemungut...
Perusahaan Pemungut Pajak Digital Sudah Ditunjuk, Siapa Saja Mereka?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved