IHSG Pulang Tersenyum, Bursa Asia Mayoritas Semringah

Senin, 15 Mei 2017 - 16:37 WIB
IHSG Pulang Tersenyum,...
IHSG Pulang Tersenyum, Bursa Asia Mayoritas Semringah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akhirnya ditutup menguat, meski pada siang tadi sempat berbalok melemah setelah pagi tadi menguat. Bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.688,87 dengan tambahan 13,65 poin atau setara 0,24% di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.

IHSG pada sesi pagi dibuka menghijau ke level 5.688,50 usai naik 13,28 poin yang setara dengan 0,23%, untuk kemudian melemah di sesi siang menjadi 5.659,47 atau naik 15,74 poin atau 0,28%. Sedangkan akhir pekan kemarin ditutup menguat 22,21 poin atau setara dengan 0,39% ke posisi 5.675,22.

Sektor saham dalam negeri mayoritas ditutup positif dengan sektor keuangan yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,65%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah infrastruktur yang turun 0,51%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,07 triliun dengan 9,11 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp740,79 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,12 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,38 triliun. Tercatat sebesar 147 saham menguat, 184 melemah dan 122 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp285 menjadi Rp1.435, PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) naik Rp200 menjadi Rp4.700, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp70 menjadi Rp3.120.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 menjadi Rp73.600, PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) menyusut Rp100 menjadi Rp4.290, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melemah Rp70 ke posisi Rp2.150.

Seperti dilansir CNBC, Senin (15/5/2017), bursa saham Asia sebagian besar ditutup menguat, meski ada kekhawatiran mengenai proteksionisme perdagangan selama pertemuan G7 di Italia dan peluncuran rudal terbaru Korea Utara pada akhir pekan kemarin.

Menteri keuangan dan bankir sentral yang tergabung dalam G7 menyoroti risiko kebijakan perdagangan AS dapat menimbulkan pertumbuhan global selama pertemuan mereka di Italia. Ini mengikuti pertemuan sebelumnya pada Maret tahun ini, ketika para pemimpin G20 gagal mendukung perdagangan bebas dalam komunike bersama mereka.

Kekhawatiran atas program nuklir Korea Utara juga meningkat setelah negara pertunangan tersebut meluncurkan rudal baru selama akhir pekan. Rudal tersebut mendarat di laut dekat dengan Rusia.

Sementara, tingkat serangan cyber global saat orang kembali bekerja juga sebagian besar diabaikan oleh pasar. Disebut "WannaCry," malware menginfeksi 200.000 perangkat dengan program ransomware.

Indeks acuan Jepang, Nikkei 225 sebagian besar stabil atau turun tipis 0,07% atau 14,05% menjadi ditutup pada level 19.869,85. Indeks Kospi mengabaikan peluncuran rudal terbaru Korea Utara dan membalikkan kerugian sebelumnya hingga mendekati 0,2% lebih tinggi ke level 2.290,65.

Sementara di Australia, Indeks S&P/AX 200 ditutup naik 0,03% ke level 5.838,4. Pasar saham China juga lebih besar, dengan Indeks Hang Seng naik 0,75%, Shanghai Composite bertambah 0,22% atau 6.7179 poin menjadi ditutup pada level 3.090,2311 dan Shenzhen komsposit berakhir naik 0,375% atau 6,8249 poin ke level 1.827,0209.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
46 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved