Pencabutan Subsidi Listrik 900VA demi Papua Terang di 2019

Senin, 15 Mei 2017 - 19:32 WIB
Pencabutan Subsidi Listrik...
Pencabutan Subsidi Listrik 900VA demi Papua Terang di 2019
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) belum lama ini melakukan pencabutan subsidi listrik terhadap sebagian pelanggan 900 voltampere (VA) berkategori mampu. Langkah perseroan mencabut subsidi listrik untuk pelanggan tersebut bukan tanpa alasan. Hal ini demi menciptakan listrik yang berkeadilan.

(Baca Juga: Desa Tak Berlistrik Bertambah Jadi 3.214 )

Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati mengungkapkan, penghematan yang diperoleh PLN dari penerapan subsidi tepat sasaran sekitar Rp22 triliun. Penghematan tersebut nantinya akan diarahkan untuk melistriki wilayah Indonesia Timur yang belum berlistrik.

"Kalau lihat angka, dengan subsidi tepat sasaran anggaran subsidi dari tahun ke tahun berkurang. Itulah selisih itulah yang digunakan untuk anggaran itu. 2017 Rp22 triliun (penghematan dari subsidi). Jadi kita hitung betul, dan dengan dasar itulah kita buat perencanaan tahun ini berapa tahun depan berapa," katanya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan untuk melistriki desa-desa tersebut pun tidak sedikit. Per tahunnya, PLN butuh sekitar RP1,8 triliun hingga Rp2,2 triliun untuk mewujudkan listrik berkeadilan tersebut.

"Anggaran yang kita perlukan kalau sebelumnya per tahun Rp300 miliar, ke depan butuh 1,8 - 2,2 trililun per tahun. Tapi tentu yang kita keluarkan lebih besar dari itu. Itu hanya sumber dana tambahan aja. Kalau investasi untuk Papua saja tahun ini Rp1,8 triliun," imbuh dia.

Oleh sebab itu, untuk masyarakat yang pendapatannya di atas 40% rata-rata diputuskan untuk ditarik subsidinya dan kemudian dialihkan untuk melistriki wilayah Papua, Maluku, dan sekitarnya. "Jadi listrik berkeadilan. Jadi subsidi yang tadinya dinikmati oleh yang punya penghasilan cukup, kita gunakan untuk yang masih gelap gulita. Jadi ini program kita. Ini satu pasang sebetulnya, subsidi tepat sasaran dan listrik berkeadilan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
Citraland City Losari,...
Citraland City Losari, Kawasan Listrik Premium Pertama di Sulawesi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved