Pemerintah Sedang Perdalam Beleid Keterbukaan Informasi Perpajakan

Rabu, 17 Mei 2017 - 18:04 WIB
Pemerintah Sedang Perdalam...
Pemerintah Sedang Perdalam Beleid Keterbukaan Informasi Perpajakan
A A A
JAKARTA - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 1 Tahun 2017, tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI) memang sudah digulirkan kemarin.

Namun Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) masih menahan keterangan mereka mengenai pendalaman pemahaman tentang Perppu tersebut.

SINDOnews sempat bertemu dengan Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama di kantor Kementerian Keuangan. Mengenai keterangan yang berkaitan dengan Perppu AEoI tersebut, dia mengatakan harus menunggu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pulang ke Indonesia usai perjalanan dinasnya ke Jeddah.

"Saya no comment dulu ya soal itu. Besok kita tunggu dari ibu Menteri dulu. Kan besok beliau pulang, kita tunggu besok supaya tidak mendahului," kata Hestu di Kantor Kemenkeu, Rabu (17/5/2017).

Seperti diketahui, dengan dibentuknya Perppu ini maka Ditjen Pajak berhak untuk mengintip data nasabah di dalam dan luar negeri untuk kepentingan data perpajakan nasional.

Perppu ini diharapkan akan menjadi sebuah undang-undang yang akan disahkan di meja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bila sudah disahkan, maka Indonesia akan sama dengan negara lain yang sudah menjalankan ketentuan ini sebelumnya.

"Ya, jadi saya tidak melihat itu complicated. Mestinya bisa dibicarakan dan didiskusikan. Makanya jangan ditanya bagaimana kalau begini, bagaimana kalau begitu. Rasanya enggak sih, karena kalau enggak malah masalah. Dan kalau mau sebagai UU (disahkan), ya harus tunggu masa sidang dengan DPR," ungkap Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Percepat Pemulihan,...
Percepat Pemulihan, Pemerintah Perluas Penerima Insentif Pajak
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Sedang Menanti Jet Tempur...
Sedang Menanti Jet Tempur Rafale, Indonesia Digoda F-15EX
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved