Rupiah Siang Loyo Saat IHSG Menguat ke Level 5.628
Kamis, 18 Mei 2017 - 12:39 WIB
Rupiah Siang Loyo Saat IHSG Menguat ke Level 5.628
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih loyo pada zona merah, untuk melanjutkan tren pelemahan sejak pembukaan pagi tadi. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini bangkit untuk kembali menghijau.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini masih berada di level Rp13.340/USD atau menyusut dari posisi kemarin pada level Rp13.324/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.328-Rp13.349/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan siang ini berada di level Rp13.333/USD atau melemah dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.322/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.310-Rp13.360/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan siang ini juga menjadi Rp13.350/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.325/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.343/USD . Posisi ini memburuk usai kehilangan 37 poin dari sebelumnya berada di level Rp13.306/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I berbalik menguat 13,45 poin atau setara dengan 0,24% menjadi 5.628,94. Sedangkan pada sesi pembukaan turun 36,56 poin setara dengan 0,65% ke level 5.578,93 dan kemarin berakhir ke posisi 5.615,49 usai kehilangan 31,51 poin atau 0,56%.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini bergerak variatif saat sektor pertambangan mencetak kenaikan tertinggi mencapai sebesar 1,27% diikuti aneka industri yang bertambah 0,76%. Sementara sektor dengan pelemahan terdalam menimpa properti dan infrastruktur yang masing-masing berkurang 0,51% dan 0,32%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,32 miliar dengan 5,11 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp250,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,64 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,89 triliun. Tercatat 128 saham naik, 165 turun dan 138 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII). Selanjutnya saham-saham yang melemah adalah PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini masih berada di level Rp13.340/USD atau menyusut dari posisi kemarin pada level Rp13.324/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.328-Rp13.349/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan siang ini berada di level Rp13.333/USD atau melemah dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.322/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.310-Rp13.360/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah di perdagangan siang ini juga menjadi Rp13.350/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.325/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.343/USD . Posisi ini memburuk usai kehilangan 37 poin dari sebelumnya berada di level Rp13.306/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I berbalik menguat 13,45 poin atau setara dengan 0,24% menjadi 5.628,94. Sedangkan pada sesi pembukaan turun 36,56 poin setara dengan 0,65% ke level 5.578,93 dan kemarin berakhir ke posisi 5.615,49 usai kehilangan 31,51 poin atau 0,56%.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini bergerak variatif saat sektor pertambangan mencetak kenaikan tertinggi mencapai sebesar 1,27% diikuti aneka industri yang bertambah 0,76%. Sementara sektor dengan pelemahan terdalam menimpa properti dan infrastruktur yang masing-masing berkurang 0,51% dan 0,32%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,32 miliar dengan 5,11 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp250,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,64 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,89 triliun. Tercatat 128 saham naik, 165 turun dan 138 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII). Selanjutnya saham-saham yang melemah adalah PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).
(akr)
Lihat Juga :