Rupiah Siang Masih Tertekan, IHSG Berbalik Arah Menghijau
Jum'at, 19 Mei 2017 - 11:42 WIB
Rupiah Siang Masih Tertekan, IHSG Berbalik Arah Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih tertekan, meski mencoba menguat. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini berbalik arah ke zona hijau siang ini.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.397/USD atau menyusut dari posisi kemarin pada level Rp13.356/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.385-Rp13.420/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp13.408/USD atau sedikit menguat dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.442/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.351-Rp13.434/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.410/USD. Posisi ini tidak lebih baik usai kehilangan 33 poin dari sebelumnya Rp13.343/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I berbalik menguat 19,31 poin atau setara dengan 0,34% menjadi 5.664,77. Sedangkan pada sesi pembukaan turun 0,11% atau 6,49 poin ke level 5.638,96 dan kemarin berakhir ke posisi 5.645,451 dengan tambahan 29,96 poin atau 0,53%.
Sektor dalam negeri secara keseluruhan hingga perdagangan siang ini bergerak positif saat sektor infrastruktur mencetak kenaikan tertinggi mencapai sebesar 1,13% diikuti properti yang bertambah 1,06%. Sementara satu-satunya sektor yang melemah yakni perdagangan 0,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,02 miliar dengan 5,85 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp10,01 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,60 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,61 triliun. Tercatat 174 saham naik, 123 turun dan 141 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Selanjutnya saham-saham yang melemah adalah PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) serta PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.397/USD atau menyusut dari posisi kemarin pada level Rp13.356/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.385-Rp13.420/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp13.408/USD atau sedikit menguat dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.442/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.351-Rp13.434/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.410/USD. Posisi ini tidak lebih baik usai kehilangan 33 poin dari sebelumnya Rp13.343/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I berbalik menguat 19,31 poin atau setara dengan 0,34% menjadi 5.664,77. Sedangkan pada sesi pembukaan turun 0,11% atau 6,49 poin ke level 5.638,96 dan kemarin berakhir ke posisi 5.645,451 dengan tambahan 29,96 poin atau 0,53%.
Sektor dalam negeri secara keseluruhan hingga perdagangan siang ini bergerak positif saat sektor infrastruktur mencetak kenaikan tertinggi mencapai sebesar 1,13% diikuti properti yang bertambah 1,06%. Sementara satu-satunya sektor yang melemah yakni perdagangan 0,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,02 miliar dengan 5,85 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp10,01 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,60 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,61 triliun. Tercatat 174 saham naik, 123 turun dan 141 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Selanjutnya saham-saham yang melemah adalah PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) serta PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS).
(akr)
Lihat Juga :