Alasan BI Belum Keluarkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II

Sabtu, 20 Mei 2017 - 00:02 WIB
Alasan BI Belum Keluarkan...
Alasan BI Belum Keluarkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, belum memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017. Jika dilihat dari statement BI beberap waktu lalu, memang proyeksinya mereka di antara 5%-5,4% untuk tahun ini.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, jika dilihat di kuartal I 2017, pengeluaran pemerintah lebih bagus daripada kuartal IV 2016. Kedua, investasi sudah mulai ada peningkatan, di sektor ekspor impor pun juga kontribusinya positif ke Produk Domestik Bruto (PDB).

"Memang kita belum sampai hitung-hitung angka atau proyeksinya. Ini kan masih bulan Mei dan belum habis juga. Data-data bulan April juga belum keluar," kata dia di Gedung BI, Jakarta, Jumat (19/5/2017)

Mirza pun membantah jika Bank Indonesia memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 lebih rendah daripada kuartal II 2016. Seperti diketahu, angka pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2016 sebesar 5,18% dan kuartal II 2017 sebesar 5,1%.

"Jadi kuartal dua itu sesuai pola dari seasonality, apalagi kalau Indonesia terutama Jakarta, sudah selesai Pilkada. Kuartal dua ini harusnya ada perbaikan. Kami melihat kuartal dua ini lebih baik dari kuartal satu," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
BI Optimistis Ekonomi...
BI Optimistis Ekonomi Indonesia Capai 5,5% di 2024
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9%–5,7% di 2026
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Ramalan Bos BI: Ekonomi...
Ramalan Bos BI: Ekonomi Indonesia 2024 Tumbuh di Kisaran 4,7-5,5%
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved