Kenaikan USD Tidak Pengaruhi Rupiah untuk Berotot 10 Poin

Jum'at, 02 Juni 2017 - 10:37 WIB
Kenaikan USD Tidak Pengaruhi...
Kenaikan USD Tidak Pengaruhi Rupiah untuk Berotot 10 Poin
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) usai libur Hari Lahir Pancasila, pada akhir pekan ini alias Jumat (2/9/2017) mulai berlari. Mata uang NKRI di indeks Bloomberg dibuka menguat 11 poin atau 0,08% ke level Rp13.296 dibanding sebelumnya di Rp13.307 per USD.

Sementara itu, rupiah di data Yahoo Finance pada Jumat ini berotot 17 poin atau 0,13% ke level Rp13.302 per USD, dibanding posisi sebelumnya di Rp13.319/USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, Jumat ini, rupiah diperdagangkan di awal hari sebesar Rp13.298 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, Jumat (2/6/2017), rupiah dibuka Rp13.311 per USD alias terapresiasi 10 poin dari posisi Rabu (31/5) di level Rp13.321 per USD.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan adanya penguatan apda rupiah seiring minimnya sentimen negatif dari dalam negeri dan antisipasi membaiknya data-data ekonomi yang akan di rilis pada awal bulan Juni.

Sentimen ekonomi ini membuat rupiah tidak terpengaruh oleh menguatnya USD imbas dari naiknya data pekerjaan sektor swasta AS. Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang utama naik 0,3% ke 97,197.

Mengutip dari Reuters, Jumat (2/6), hasil ini membuat dolar naik terhadap yen ke 111,68 setelah sempat tergelincir di 111,58. Euro sedikit berubah pada USD1,1217 EUR setelah sempat turun 0,3% pada hari sebelumnya.

Seiring laporan data pekerjaan swasta AS, kini Negeri Paman Sam menunggu laporan non-farm payroll AS bulan Mei. "Jika laporan pekerjaan benar-benar kuat, kita bisa melihat dolar membuat kemajuan signifikan," kata Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
8 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
19 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
34 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved