DPR: KKP Harus Bedakan Kapal Asing dengan Kapal Eks Asing

Jum'at, 02 Juni 2017 - 14:11 WIB
DPR: KKP Harus Bedakan...
DPR: KKP Harus Bedakan Kapal Asing dengan Kapal Eks Asing
A A A
JAKARTA - Keberanian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberantas ilegal fishing patut mendapat acungan jempol. Sayangnya Kementerian yang di komandoi Susi Pudjiastuti ini menyamaratakan kapal asing dengan kapal buatan luar negeri (eks asing) yang murni dikelola swasta nasional, tanpa campur tangan asing.

Anggota DPR RI, Ichsan Firdaus melihat Menteri Susi kurang memahami keadaan di lapangan. Dimana dampak pelarangan terhadap kapal eks asing dinilai akan merugikan dunia perikanan nasional.

"Kita akui kapal illegal fishing masuk ditangkapi, itu benar. Tetapi kemudian kebijakan yang merugikan stakeholder perikanan nasional tidak dipikirkan implikasi dari kebijakannya, ini patut dipertanyakan. Ini

Bu Susi sebenarnya memahami tidak permasalahan di lapangan," ujar Ichsan di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Lebih lanjut, politikus dari Partai Golkar ini juga mendengar bila para stakeholder sudah mencoba untuk melakukan dialog dengan Menteri Susi. Tetapi yang terjadi kabarnya justru monolog bukan dialog.

"Namanya dialog harusnya dua arah, kita dapat laporan dari nelayan dan teman-teman lain, mereka tidak diberi kesempatan memberi masukkan dan solusi yang jelas," ungkapnya.

Ichsan mengatakan biar bagaimanapun, namanya pengusaha perikanan nasional adalah bagian dari stakeholder. Jangan berpikir semua pengusaha perikanan itu buruk. Harus ada kepastian terkait implikasi kebijakan kapal asing. Harus ada keputusan yang jelas, jangan semua di samaratakan.

"Untuk memahami perusahaan perikanan itu tidak boleh dipukul rata. Bagi saya, KKP harus kasih kepastian, kalau ini kebijakannya mengambang. Buat apa bikin kebijakan kalau akhirnya seperti ini (mengambang)," tukasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
31 menit yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
1 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
2 jam yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
4 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved