Rupiah Diramal Lanjutkan Tren Positif ke Posisi Rp13.272/USD
Rabu, 14 Juni 2017 - 09:14 WIB
Rupiah Diramal Lanjutkan Tren Positif ke Posisi Rp13.272/USD
A
A
A
JAKARTA - Mulai terbukannya celah maupun peluang bagi rupiah untuk kembali menguat diharapkan dapat kembali dimanfaatkan untuk dapat melanjutkan kenaikannya. Apalagi menurut Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada kondisi berbeda terjadi saat ini dimana jelang pertemuan The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS).
Terang dia sikap pelaku pasar tidak seperti biasanya yang cenderung avoid pasar, namun kali ini tetap bertahan. "Tetap cermati berbagai sentimen yang ada dan antisipasi terhadap perubahan arah rupiah (jika ada)," ujar Reza di Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Diperkirakan Reza, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.315/USD dan resisten Rp13.272/USD. Sementara, pergerakan rupiah kemarin mampu mengalami kenaikan meski jelang pertemuan The Fed.
Dia menambahkan tampaknya pelaku pasar mencoba bersikap optimis nantinya The Fed akan benar-benar merealisasikan kenaikan tingkat suku bunganya Sehingga preferensi risiko pelaku pasar cenderung rendah. Laju rupiah terimbas pergerakan CAD yang mampu menguat di atas USD setelah mengumumkan potensi akan kenaikan tingkat suku bunganya.
"Dengan berbalik melemahnya laju USD atas CAD memberikan kesempatan pada mata uang lainnya untuk bergerak menguat terhadap USD. Rupiah pun tidak melewatkan kesempatan tersebut meski hanya naik tipis," pungkasnya.
Terang dia sikap pelaku pasar tidak seperti biasanya yang cenderung avoid pasar, namun kali ini tetap bertahan. "Tetap cermati berbagai sentimen yang ada dan antisipasi terhadap perubahan arah rupiah (jika ada)," ujar Reza di Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Diperkirakan Reza, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.315/USD dan resisten Rp13.272/USD. Sementara, pergerakan rupiah kemarin mampu mengalami kenaikan meski jelang pertemuan The Fed.
Dia menambahkan tampaknya pelaku pasar mencoba bersikap optimis nantinya The Fed akan benar-benar merealisasikan kenaikan tingkat suku bunganya Sehingga preferensi risiko pelaku pasar cenderung rendah. Laju rupiah terimbas pergerakan CAD yang mampu menguat di atas USD setelah mengumumkan potensi akan kenaikan tingkat suku bunganya.
"Dengan berbalik melemahnya laju USD atas CAD memberikan kesempatan pada mata uang lainnya untuk bergerak menguat terhadap USD. Rupiah pun tidak melewatkan kesempatan tersebut meski hanya naik tipis," pungkasnya.
(akr)