BPJSTK Siapkan Investasi Langsung ke Proyek Tol dan Bandara

Jum'at, 30 Juni 2017 - 08:10 WIB
BPJSTK Siapkan Investasi...
BPJSTK Siapkan Investasi Langsung ke Proyek Tol dan Bandara
A A A
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) siapkan investasi langsung ke beberapa proyek selepas Idul Fitri tahun ini. BPJSTK menargetkan salah satu investasi ke beberapa jalan tol dengan skema membeli kepemilikan Jasa Marga. Selain jalan tol, BPJSTK siap masuk mendukung pembangunan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka.

Direktur Pengembangan Investasi BPJSTK Amran Nasution mengatakan pihaknya ingin menempatkan investasi langsung dana peserta ke proyek jalan tol dan bandara. Salah satu rencana selepas lebaran ialah masuk ke proyek infrastruktur jalan tol dan bandara Kertajati. Proyek Bandara Kertajati disebutnya merupakan proyek green field atau baru. Investasi ke proyek bandara ditargetkan dapat dilakukan dalam semester dua tahun 2017 ini.

Berikutnya ialah masuk ke proyek jalan tol JORR Lingkar Barat yang termasuk kategori brown field atau pengembangan yang sudah ada. “Selepas Idul Fitri, kami masuk lewat skema PINA atau investasi non APBN untuk tol Cikampek ruas W2. Rencananya akan ambil porsi saham Jasa Marga sebesar 10%. Memang tidak besar, tapi ada beberapa yang mau kami ambil. Kepemilikan Jasa Marga sebesar 65% dan mereka tidak mau kurang dari 55%. Untuk nilainya masih dikaji lagi berapa harganya,” ujar Amran saat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dia melanjutkan pihaknya juga siap masukkan investasi dalam proyek perbesaran Tol Tangerang Merak. Ruas tol ini dioperasikan melalui anak usaha Astra yakni PT Marga Mandala Sakti. “Rencananya untuk perbesar jalan tol yang dioperasikan Marga Mandala Sakti di Serang, atau selepas Kebon Jeruk. Sekarang masih tahap negosiasi berapa investasi kita bisa masuk,” ujarnya.

Kemudian dia menjelaskan rencana untuk masuk di rute Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated ditargetkan pada semester satu tahun 2018 nanti. Rencananya tol Cikampek dari km 9,5 akan naik ke atas lalu turun di km 48. Sehingga nanti ruas Cikampek menjadi dua tingkat.

“Kami rencananya masuk sebesar 20%. Semua itu peserta yang punya proyek tersebut, bukannya menjadi aset badan. Karena ini investasi langsung,” ujarnya.

Amran juga menyampaikan salah satu tugas dari BPJS Ketenagakerjaan adalah melaksanakan fungsi pengelolaan dana jaminan sosial ketenagakerjaan. Dana tersebut berasal dari iuran para pekerja yang akan dipergunakan seluruhnya untuk pemberian manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kematian (JKm).

Sampai dengan triwulan I 2017, kinerja pengelolaan dana tersebut menunjukkan hasil yang cemerlang, dengan total dana kelolaan mencapai Rp269 triliun, meningkat 19% dari posisi yang sama tahun 2016.

Dia menjelaskan sebagian besar dari dana kelolaan tersebut merupakan dana milik peserta BPJS Ketenagakerjaan atau disebut Dana Jaminan Sosial (DJS), hanya sebagian kecil yang merupakan aset BPJS. “Dana yang kami kelola memang besar, tapi hampir 96% dana yang kami kelola merupakan DJS, bahkan 82% merupakan dana JHT yang seluruhnya akan dikembalikan kepada peserta. Dana riil BPJS sekitar Rp9 triliun”, jelas Amran.

Amran menambahkan, baik dana DJS maupun dana BPJS semuanya harus dikelola dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan mengacu pada regulasi pengelolaan aset jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu PP 99 tahun 2013 dan PP 55 tahun 2015. Seluruh kegiatan BPJS Ketenagakerjaan telah disajikan dalam Laporan Keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, dan secara reguler diaudit oleh Kantor Auditor Publik (KAP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hasil audit laporan keuangan BPJS Ketenagakerjaan oleh KAP dan BPK selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) atau setara dengan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bahkan secara berkala, BPJS Ketenagakerjaan juga menyampaikan laporan kinerja kepada Presiden.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
Karyawan Alami Laka...
Karyawan Alami Laka Lantas di Jalan Raya, BP Jamsostek Tanggung Penuh Biaya RS
4 Seksi Tol Penopang...
4 Seksi Tol Penopang Bandara Kertajati Rampung Desember Mendatang
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Tol Bandara Kertajati...
Tol Bandara Kertajati Resmi Dibuka, Ini Besaran Tarifnya
Catat! Tarif Tol Bandara...
Catat! Tarif Tol Bandara Soekarno Hatta Naik Mulai 29 April 2021
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
8 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
9 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
10 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
12 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
13 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved