Pantura Semarang-Kendal Mengular 10 Kilometer

Jum'at, 30 Juni 2017 - 18:32 WIB
Pantura Semarang-Kendal...
Pantura Semarang-Kendal Mengular 10 Kilometer
A A A
SEMARANG - Puncak arus balik Idul Fitri, kondisi arus lalu lintas di Pantura Semarang-Kendal, pada Jumat (30/6) mengular hingga lebih dari 10 kilometer. Kepadatan arus lalu lintas (lalin) ini disebabkan meningkatnya jumlah kendaraan pemudik dari Jawa Tengah menuju Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan lapangan, kepadatan lalin terpantau mulai dari Jalan Walisongo Jrakah sampai dengan terminal Mangkang. Kendaraan pemudik hanya bisa melaju dengan kecepatan pelan.

Titik-titik kemacetan terjadi di lokasi rest area seperti SPBU dan juga pusat oleh-oleh yang ada di sepanjang jalan Pantura Semarang. Banyak kendaraan pemudik yang sedang istirahat di rest area maupun pusat oleh-oleh parkir di tepi jalan membuat arus lalu lintas makin tersendat.

Untuk memperlancar arus lalu lintas, titik-titik penyebrangan di sepanjang jalan mulai dari Jrakah sampai Mangkang ditutup. Titik penyebrangan yang dibuka yakni di Tugu, tepatnya di sebalah barat RS Tugurejo, kemudian ada juga di depan terminal Mangkang. Kebijakan ini meminimalisir terjadinya penumpukan kendaraan akibat penyebrangan jalan atau putar arah.

Selain menutup titik-titik putar, petugas kepolisian juga memberlakukan contraflow 3:1 atau tiga lajur dari arah timur (Semarang) satu lajur dari arah barat (Jakarta). Contraflow diberlakukan mulai dari Tambakaji Ngaliyan, sampai dengan Terminal Mangkang.

Ka Pospam Pasar Mangkang AKP Supardi mengatakan, dalam dua hari yakni Kamis (29/6) dan Jumat (30/6) terjadi peningkatan kendaraan di Pantura Semarang-Kendal. Setiap menit kendaraan pribadi yang melintas sekitar 150-200 kendaran.

"Contraflow diberlakukan situasional kalau terjadi kepadatan. Khusus hari ini diberlakukan mulai pukul 08.00 sampai pukul 11.00 dan diberlakukan lagi pukul 13.00 sampai kondisi jalan normal," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mudik Dilarang, Kapal...
Mudik Dilarang, Kapal Laut Ketahuan Bawa Penumpang Bakal Disanksi
ASDP Minta Penumpang...
ASDP Minta Penumpang Ferry Agar Tidak Mudik
Menyorot Penyelenggaraan...
Menyorot Penyelenggaraan Transportasi Mudik Lebaran
Hari Pertama Prokes...
Hari Pertama Prokes Ketat, Penumpang Transportasi Turun
Mudik Pakai Transportasi...
Mudik Pakai Transportasi Publik, Ahli Sarankan Jangan Buka Masker
Demi Keselamatan Mudik...
Demi Keselamatan Mudik Lebaran di Perairan Batam, Ini yang Dilakukan Satpolair Polresta Barelang
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
14 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
43 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved