IHSG Dibuka Kembali Turun Iringi Kejatuhan Bursa Asia
Jum'at, 07 Juli 2017 - 09:32 WIB
IHSG Dibuka Kembali Turun Iringi Kejatuhan Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (7/7/2017) dibuka kembali memerah setelah kemarin sempat pulih. IHSG turun 1,69 poin atau setara dengan 0,03% ke level 5.847,89.
Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir menguat dari siang hingga sesi penutupan. Di akhir perdagangan, IHSG meningkat 24,52 poin atau 0,42% ke posisi 5.849,575 dipimpin kenaikan sektor infrastruktur.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp42 miliar dengan 27 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,89 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp23,46 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp25,36 miliar. Tercatat 30 saham naik, 36 turun dan 65 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) bertambah Rp125 menjadi Rp625, PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) meningkat Rp106 menjadi Rp530 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) naik Rp50 menjadi Rp4.050.
Selain itu saham yang melemah yakni PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) menyusut Rp400 menjadi Rp48.500, Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berkurang Rp150 ke level Rp13.175 serta PT Armidian Karyatama Tbk. (ARMY) turun Rp30 menjadi Rp570.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, saham-saham di Asia bergerak menyusut pada awal perdagangan akhir pekan, ketika bursa saham Amerika Serikat (AS) jatuh cukup dalam. Indeks Nikkei Jepang mengawali hari ini dengan penurunan 0,11% dan Kospi di Korea Selatan telah kehilangan 0,25%.
Tak terkecuali, pasar saham Australia juga mencetak kerugian mencapai sebesar 1,29% saat mayoritas sub indeks melemah. Bursa saham daratan China sedikit berhati-hati ketika Indeks Hang Seng berkurang 0,42%. Sedangkan komposit Shanghai lebih rendah 0,39% dan komposit Shenzhen tergelincir 0,227%.
Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir menguat dari siang hingga sesi penutupan. Di akhir perdagangan, IHSG meningkat 24,52 poin atau 0,42% ke posisi 5.849,575 dipimpin kenaikan sektor infrastruktur.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp42 miliar dengan 27 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,89 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp23,46 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp25,36 miliar. Tercatat 30 saham naik, 36 turun dan 65 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) bertambah Rp125 menjadi Rp625, PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) meningkat Rp106 menjadi Rp530 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) naik Rp50 menjadi Rp4.050.
Selain itu saham yang melemah yakni PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) menyusut Rp400 menjadi Rp48.500, Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berkurang Rp150 ke level Rp13.175 serta PT Armidian Karyatama Tbk. (ARMY) turun Rp30 menjadi Rp570.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, saham-saham di Asia bergerak menyusut pada awal perdagangan akhir pekan, ketika bursa saham Amerika Serikat (AS) jatuh cukup dalam. Indeks Nikkei Jepang mengawali hari ini dengan penurunan 0,11% dan Kospi di Korea Selatan telah kehilangan 0,25%.
Tak terkecuali, pasar saham Australia juga mencetak kerugian mencapai sebesar 1,29% saat mayoritas sub indeks melemah. Bursa saham daratan China sedikit berhati-hati ketika Indeks Hang Seng berkurang 0,42%. Sedangkan komposit Shanghai lebih rendah 0,39% dan komposit Shenzhen tergelincir 0,227%.
(akr)
Lihat Juga :