Kontrak Pertamina Niaga dengan 4P, Bukan AMT

Sabtu, 08 Juli 2017 - 18:06 WIB
Kontrak Pertamina Niaga...
Kontrak Pertamina Niaga dengan 4P, Bukan AMT
A A A
JAKARTA - Pakar manajemen Universitas Indonesia, Rhenald Kasali menilai, masalah yang dialami awak mobil tanki (AMT) sebagai bagian tenaga pemasokan BBM tak ada kaitannya dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN).

Ratusan AMT melakukan unjuk rasa menuntut diangkat sebagai karyawan tetap. Menurut Rhenald, pemutusan hubungan kerja yang ditetapkan Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan (4P) yang mendapat kontrak dari PT PPN adalah wajar, mengingat hasil evaluasi kinerja AMT yang bukan karyawan tetap 4P, dinilai tidak baik.

“Ada mekanismenya, ada ketentuan UU-nya, bahwa ada masa percobaan sekian bulan. Kalau dalam masa percobaan itu tidak perform, pengusaha bisa melakukan pemutusan hubungan kerja. Dalam hal ini pengusaha dilindungi UU, kecuali mereka sudah diangkat menjadi karyawan tetap,” kata Rhenald di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Menurut Rhenald, jika kinerja AMT yang tidak baik, maka pemutusan hubungan kerja yang dilakukan 4P memang tidak salah. Karena para 4P tentu sudah memiliki mekanisme, termasuk rujukan sesuai UU Ketenagakerjaan.

Rhenald menganjurkan, agar para AMT menghentikan aksi unjuk rasa mereka. Sebab, yang akan paling merasakan kerugian dalam aksi unjuk rasa tersebut, bukanlah 4P dan Pertamina Patra Niaga, tetapi justru AMT itu sendiri.

Ratusan AMT tidak lolos dalam saringan pengangkatan karyawan tetap di enam perusahaan 4P mitra kerja PPN setelah melalui masa evaluasi kerja selama tiga bulan.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PPN Rudy Permana telah meminta perusahaan 4P untuk menyelesaikan dengan tegas permasalahan yang terjadi dengan mantan karyawannya.

“Aksi unjuk rasa bukan dilakukan oleh AMT aktif, melainkan oleh mantan Awak Mobil Tanki (AMT) yang pernah ditugaskan di TBBM (Terminal BBM) oleh 4P," jelas Rudy.

Industrial Relation Officer PPN Yuniar Hidayat telah mengimbau pihak terkait untuk mendaftarkan tuntutan ke Suku Dinas Tenaga Kerja (Sudinaker).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Tepis Hoax, Pertamina...
Tepis Hoax, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman
Tanker Raksasa PERTAMINA...
Tanker Raksasa PERTAMINA PRIDE Siap Salurkan Energi Nasional
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Kilang Beroperasi Normal...
Kilang Beroperasi Normal Selama Nataru, Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman
Subholding Downstream...
Subholding Downstream Pertamina Seharusnya Bikin Operasional Hilir Makin Optimal
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
23 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
47 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved