Gangguan Teknis BEI Pernah Terjadi 5 Tahun Lalu

Senin, 10 Juli 2017 - 12:12 WIB
Gangguan Teknis BEI...
Gangguan Teknis BEI Pernah Terjadi 5 Tahun Lalu
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, gangguan teknis serupa yang terjadi pada awal perdagangan pagi tadi pernah dialami pada lima tahun lalu. BEI menyayangkan kejadian tersebut kembali terulang. Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pihaknya berupaya keras agar kejadian serupa tidak terjadi lagi ke depannya.

BEI pun meminta maaf ke seluruh pemangku kepentingan di pasar modal Indonesia. "Kami terus berusaha supaya enggak terjadi lagi. Betul terakhir ada problem 5 tahun lalu, tapi harusnya tidak terjadi dan kami mohon maaf," ujarnya di Jakarta, Senin (10/7/2017).

Menurut Tito, gangguan teknis hari ini sudah teratasi dengan cepat. Sehingga, perdagangan bisa kembali normal seperti biasanya. "Jadi, intinya hari ini dalam sejam berhenti, Alhamdulilah sudah jalan sudah lagi," katanya.

Dia menambahkan, gangguan tidak mengenai sistem perdagangan atau Jakarta Automated Trading System (JATS). Persoalan terjadi terang dia ada di datafeed. "Intinya persoalan bukan di JATS di sistem perdagangan. Persoalan ada datafeed, detil nanti saya lihat dan atas nama BEI kita mohon maaf ada kejadian semacam ini," pungkasnya.

Sebagai informasi sebelumnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan tidak bergerak hingga pukul 09.25 WIB. Aktivitas transaksi di papan perdagangan tidak terlihat seperti biasanya. Berdasarkan pantauan SINDOnews hingga pukul 09.25 WIB IHSG masih berada di level 5.814,79 atau sama dengan penutupan akhir pekan kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penguatan 182 Saham...
Penguatan 182 Saham Dorong IHSG Naik ke Level 6.101
Menanti PPKM Darurat,...
Menanti PPKM Darurat, Begini Nasib Saham Farmasi di Sesi I Hari Ini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambruk, Asing Lepas BBCA hingga EMTK
Jejak Pasar Modal Indonesia...
Jejak Pasar Modal Indonesia Sepanjang 2021 Menumbuhkan Optimisme
IHSG Nyungsep, Saham...
IHSG Nyungsep, Saham Tambang BUMN Rontok
Pasar Modal Tutup Tahun...
Pasar Modal Tutup Tahun 2023, IHSG Tumbuh 6,62%
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved