BEI Pastikan Gangguan Teknis Bukan Diserang Virus Ransomware
Senin, 10 Juli 2017 - 16:09 WIB
BEI Pastikan Gangguan Teknis Bukan Diserang Virus Ransomware
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan gangguan teknis pagi ini bukan gara-gara virus ransomware. Namun, karena ada format yang tiba-tiba berbeda.
(Baca: Bursa Efek Indonesia Alami Gangguan Teknis )
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, timnya telah menganlisa dan sudah membuat kepastian terkait hal itu. Sehingga, tidak menimbulkan pertanyaan besar di kalangan Anggota Bursa dan investor.
"Yang pasti sudah dibuktikan oleh Pak Sulis dan timnya ini bukan serangan virus tapi datafeed yang formatnya ada yang masuk berbeda," ujarnya di Jakarta, Senin (10/7/2017).
Tito menjelaskan, format yang tiba-tiba berbeda tersebut dapat diketahui sebabnya pada sore hari ini. Sementara, sistem lainnya berjalan dengan baik.
"Detilnya sore ini kita dapat, karena kita hanya bisa tahu dengan melihat sistem itu sendiri, ini disimulasikan di tempat itu. Ini bukan sistem perdagangan, JATS kita enggak ada problem tapi hanya datafeed yang kita curigai formatnya tidak sesuai," kata dia.
Sementara Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sulistyo Budi menambahkan, masalah teknis ini tidak berdampak ke data perdagangan. Sebab, gangguan terjadi justru sebelum transaksi dimulai.
"Data perdagangan itu kan setelah mereka mengadakan perdagangan harus ada informasi ke publik. Ketika informasi itu enggak ada, perdagangan harus kita suspend. Kemudian, setelah kita lihat persoalannya, kita bisa selesaikan maka sekitar jam 10-an tadi sistem sudah mulai jalan," pungkasnya.
Baca Juga:
Gangguan Teknis BEI Pengaruhi Transaksi Saham Hari Ini
BEI Tak Bisa Pastikan 100% Bebas Gangguan Teknis
(Baca: Bursa Efek Indonesia Alami Gangguan Teknis )
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, timnya telah menganlisa dan sudah membuat kepastian terkait hal itu. Sehingga, tidak menimbulkan pertanyaan besar di kalangan Anggota Bursa dan investor.
"Yang pasti sudah dibuktikan oleh Pak Sulis dan timnya ini bukan serangan virus tapi datafeed yang formatnya ada yang masuk berbeda," ujarnya di Jakarta, Senin (10/7/2017).
Tito menjelaskan, format yang tiba-tiba berbeda tersebut dapat diketahui sebabnya pada sore hari ini. Sementara, sistem lainnya berjalan dengan baik.
"Detilnya sore ini kita dapat, karena kita hanya bisa tahu dengan melihat sistem itu sendiri, ini disimulasikan di tempat itu. Ini bukan sistem perdagangan, JATS kita enggak ada problem tapi hanya datafeed yang kita curigai formatnya tidak sesuai," kata dia.
Sementara Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sulistyo Budi menambahkan, masalah teknis ini tidak berdampak ke data perdagangan. Sebab, gangguan terjadi justru sebelum transaksi dimulai.
"Data perdagangan itu kan setelah mereka mengadakan perdagangan harus ada informasi ke publik. Ketika informasi itu enggak ada, perdagangan harus kita suspend. Kemudian, setelah kita lihat persoalannya, kita bisa selesaikan maka sekitar jam 10-an tadi sistem sudah mulai jalan," pungkasnya.
Baca Juga:
Gangguan Teknis BEI Pengaruhi Transaksi Saham Hari Ini
BEI Tak Bisa Pastikan 100% Bebas Gangguan Teknis
(izz)
Lihat Juga :