Sempat Terganggu, IHSG Hari Ini Ditutup Ambruk 43,29 Poin
Senin, 10 Juli 2017 - 16:33 WIB
Sempat Terganggu, IHSG Hari Ini Ditutup Ambruk 43,29 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan masih sulit keluar dari zona merah. Setelah pada sesi pagi sempat mengalami gangguan teknis, bursa saham Tanah Air ditutup merosot 43,29 poin atau 0,75% ke level 5.771,51.
Sementara pada sesi siang ini, IHSG melemah 15,40 poin atau 0,26% ke level 5.799,39. Kondisi ini tercatat semakin ambruk setelah pada penutupan akhir pekan kemarin anjlok 34,78 poin atau 0,59% di level 5.814,79.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya dalam jalur negatif dengan kejatuhan terdalam menimpa sektor properti yang minus 1,14% dan sektor yang menguat hanya perdagangan naik 0,20%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp4,11 triliun dengan 4,90 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp536,86 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,06 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,50 triliun. Tercatat sebesar 133 saham menguat, 191 melemah dan 128 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp76.500, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp125 menjadi Rp6.850, dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) Rp80 menjadi Rp3.990.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp70 menjadi Rp3.130, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) turun Rp60 menjadi Rp1.730, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun Rp30 menjadi Rp1.235
Seperti dilansir CNBC, Senin (10/7/2017) bursa saham Asia mayoritas ditutup di wilayah positif setelah data pekerjaan AS mengalahkan perkiraan dan data inflasi China untuk Juni sesuai dengan ekspektasi.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat 0,76% atau 151,89 poin ditutup ke level 20.080,98 dan di Korea Selatan Indeks Kospi naik tipis 0,09% atau 2,23 poin ke level 2.382,1. Sementara, di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup naik 0,37% atau 20,833 poin ke level 5.724,4, dipimpin oleh penguatan sektor keuangan dan teknologi informasi.
Pasar saham di China variatif dengan Indeks Hang Seng naik 0,74% namun pasar di daratan diperdagangkan lebih rendah. Shanghai Composite turun 0,19% atau 6,1052 poin berakhir pada level 3.211,8515 dan Shenzhen Composite turun 0,665% atau 12.7644 poin ke level 1.905,3680. Sedangkan pasar saham di Thailand ditutup untuk liburan publik.
Sementara pada sesi siang ini, IHSG melemah 15,40 poin atau 0,26% ke level 5.799,39. Kondisi ini tercatat semakin ambruk setelah pada penutupan akhir pekan kemarin anjlok 34,78 poin atau 0,59% di level 5.814,79.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya dalam jalur negatif dengan kejatuhan terdalam menimpa sektor properti yang minus 1,14% dan sektor yang menguat hanya perdagangan naik 0,20%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp4,11 triliun dengan 4,90 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp536,86 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,06 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,50 triliun. Tercatat sebesar 133 saham menguat, 191 melemah dan 128 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp76.500, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp125 menjadi Rp6.850, dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) Rp80 menjadi Rp3.990.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp70 menjadi Rp3.130, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) turun Rp60 menjadi Rp1.730, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun Rp30 menjadi Rp1.235
Seperti dilansir CNBC, Senin (10/7/2017) bursa saham Asia mayoritas ditutup di wilayah positif setelah data pekerjaan AS mengalahkan perkiraan dan data inflasi China untuk Juni sesuai dengan ekspektasi.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat 0,76% atau 151,89 poin ditutup ke level 20.080,98 dan di Korea Selatan Indeks Kospi naik tipis 0,09% atau 2,23 poin ke level 2.382,1. Sementara, di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup naik 0,37% atau 20,833 poin ke level 5.724,4, dipimpin oleh penguatan sektor keuangan dan teknologi informasi.
Pasar saham di China variatif dengan Indeks Hang Seng naik 0,74% namun pasar di daratan diperdagangkan lebih rendah. Shanghai Composite turun 0,19% atau 6,1052 poin berakhir pada level 3.211,8515 dan Shenzhen Composite turun 0,665% atau 12.7644 poin ke level 1.905,3680. Sedangkan pasar saham di Thailand ditutup untuk liburan publik.
(izz)
Lihat Juga :