Ekonom Nilai Wajar Kegiatan Dunia Usaha Kuartal III Melambat

Rabu, 12 Juli 2017 - 02:01 WIB
Ekonom Nilai Wajar Kegiatan...
Ekonom Nilai Wajar Kegiatan Dunia Usaha Kuartal III Melambat
A A A
JAKARTA - Chief Economist SKHA Institute for Global Competitivenes (SIGC) Eric Alexander menilai wajar kegiatan dunia usaha kuartal III mengalami penurunan. "Wajar karena ekspektasi pengusaha bahwa demand pasca Idul Fitri akan melambat. Peningkatan demand karena faktor Idul Fitri sifatnya seasonal. Dan di kuartal berikutnya, demand cenderung tumbuh melambat atau turun," kata Eric saat dihubungi, Selasa (11/7/2017).

Dia pun memperkirakan, kegiatan dunia usaha akan tetap tumbuh di kuartal III 2017 walau melambat dibanding kuartal II 2017. "Tapi perlu diingat ini adalah survei persepsi. Realisasinya bisa sama atau berbeda dengan persepsi atau ekspektasi," sebut dia.

Sebelumnya, BI melakukan survei bahwa Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada kuartal III 2017 diperkirakan tumbuh melambat. Perlambatan kegiatan usaha terutama disebabkan oleh tekanan yang terjadi pada sektor pertambangan dan sektor penggalian.

"Selain itu, penurunan kegiatan usaha juga disebabkan oleh perlambatan kegiatan usaha pada sebagian besar sektor lapangan usaha, terutama sektor pengangkutan, komunikasi dan sektor perdagangan, serta hotel dan restoran sejalan dengan berakhirnya faktor musiman Ramadan dan Idul Fitri," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara.

Sementara itu, tekanan kenaikan harga jual juga diprediksi terus melemah pada kuartal III 2017. Menurut Tirta, penurunan tekanan kenaikan harga jual terutama diperkirakan terjadi pada 8 dari 9 sektor lapangan usaha, terutama pada industri pengolahan. Adapun, kegiatan dunia usaha pada kuartal II-2017 tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jerry Sambuaga: Sektor...
Jerry Sambuaga: Sektor Industri Dominasi Ekspor Indonesia
Tinjau SMK Negeri 2...
Tinjau SMK Negeri 2 Palembang, Ini Kesan Presiden Jokowi
Secara Bertahap, New...
Secara Bertahap, New Normal di Sektor Perdagangan Dimulai Awal Juni
Upaya Mencegah PHK Massal...
Upaya Mencegah PHK Massal di Sektor Industri
Proyek Smelter Freeport...
Proyek Smelter Freeport di Gresik Bisa Tumbuhkan Ekonomi, Syaratnya Berpihak pada Rakyat
Produktivitas Sektor...
Produktivitas Sektor Industri
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
30 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
47 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved