Jerry Sambuaga: Sektor Industri Dominasi Ekspor Indonesia
Jum'at, 09 Juli 2021 - 09:42 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan bahwa sektor industri memberikan kontribusi dominan dalam ekspor Indonesia pada Mei 2021. Hal ini dikatakan Wamendag saat menjadi pembicara dalam Webinar Millenial Fest bertajuk “ The Asian Heroes”, belum lama ini.
Menurut Jerry, untuk bulan kelima ini, sektor industri menyumbang 77,30% dari total ekspor Indonesia sebesar USD16,60 miliar. Sektor-sektor yang memberikan sumbangan masih didominasi oleh industri besi dan baja, mesin dan elektronika, perhiasan, alas kaki, kertas dan pulp, pakaian.
Baca juga:Tahlilan Rachmawati Soekarnoputri, Putra Almarhumah Ungkap Pemikiran Ibunda
Jerry mengaku bersyukur bahwa Indonesia terus melanjutkan tren surplus dalam neraca perdagangan. Hingga Mei 2021 tercatat surplus Indonesia sudah mencapai USD10,17 miliar. Pada tahun 2020 secara total surplus Indonesia mencapai nilai USD20 miliar. Ini artinya, capaian tahun 2020 bisa didapat lagi atau bahkan dilampaui.
Kontribusi sektor Industri menurut Jerry perlu diperkuat dan diintensifkan kepada produk industri yang padat teknologi. Ini berkaitan dengan transformasi ekonomi industri Indonesia yang arahnya untuk meningkatkan nilai tambah dan efisiensi dalam produksi.
“Kita harus terus dorong dan fasilitasi industri-industri yang padat teknologi dan menghasilkan produk berteknologi tinggi. Ini adalah sebuah keharusan, shifting adalah sebuah keharusan jika kita ingin memperkuat daya saing dan mengambil nilai tambah yang besar,” Kata Wamendag, dalam keterangannya yang diterima Jumat (9/7/2021).
Untuk itu menurut Jerry, semua kementerian, lembaga dan stakeholder harus meningkatkan sinergi dan kolaborasi. Kementerian perdagangan sendiri menurut Jerry bekerja keras dalam hal-hal yang berkaitan dengan sektor hilir seperti pembukaan akses pasar, fasilitasi pameran, pemasaran dan kelancaran supply chain serta standarisasi dan pengujian kualitas produk.
Menurut Jerry, untuk bulan kelima ini, sektor industri menyumbang 77,30% dari total ekspor Indonesia sebesar USD16,60 miliar. Sektor-sektor yang memberikan sumbangan masih didominasi oleh industri besi dan baja, mesin dan elektronika, perhiasan, alas kaki, kertas dan pulp, pakaian.
Baca juga:Tahlilan Rachmawati Soekarnoputri, Putra Almarhumah Ungkap Pemikiran Ibunda
Jerry mengaku bersyukur bahwa Indonesia terus melanjutkan tren surplus dalam neraca perdagangan. Hingga Mei 2021 tercatat surplus Indonesia sudah mencapai USD10,17 miliar. Pada tahun 2020 secara total surplus Indonesia mencapai nilai USD20 miliar. Ini artinya, capaian tahun 2020 bisa didapat lagi atau bahkan dilampaui.
Kontribusi sektor Industri menurut Jerry perlu diperkuat dan diintensifkan kepada produk industri yang padat teknologi. Ini berkaitan dengan transformasi ekonomi industri Indonesia yang arahnya untuk meningkatkan nilai tambah dan efisiensi dalam produksi.
“Kita harus terus dorong dan fasilitasi industri-industri yang padat teknologi dan menghasilkan produk berteknologi tinggi. Ini adalah sebuah keharusan, shifting adalah sebuah keharusan jika kita ingin memperkuat daya saing dan mengambil nilai tambah yang besar,” Kata Wamendag, dalam keterangannya yang diterima Jumat (9/7/2021).
Untuk itu menurut Jerry, semua kementerian, lembaga dan stakeholder harus meningkatkan sinergi dan kolaborasi. Kementerian perdagangan sendiri menurut Jerry bekerja keras dalam hal-hal yang berkaitan dengan sektor hilir seperti pembukaan akses pasar, fasilitasi pameran, pemasaran dan kelancaran supply chain serta standarisasi dan pengujian kualitas produk.
Lihat Juga :