Freeport Masih Nunggak Pajak, Pemerintah Diminta Bergerak

Kamis, 13 Juli 2017 - 21:36 WIB
Freeport Masih Nunggak...
Freeport Masih Nunggak Pajak, Pemerintah Diminta Bergerak
A A A
JAKARTA - Communication and Outreach Manager dari Publish What You Pay (PWYP) Indonesia Agung Budiono mengatakan, PT Freeport Indonesia (PTFI) masih punya tunggakan pajak Rp3,4 triliun ke Pemerintah Daerah (Pemda) Papua. Sehingga, pemerintah sudah seharusnya bergerak menagih kewajiban Freeport.

Agung menyampaikan, jumlah pajak yang belum dibayar Freeport sebesar Rp3,4 triliun. Sampai saat ini, hal itu ternyata belum ditindaklanjuti.

"Ada temuan BPK dan pengadilan pajak 17 Januari 2017 memenangkan Pemda. Freeport bayar Rp3,4 triliun, tindaklanjutnya belum ada sampai sekarang," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/3/2017).

Dia menjelaskan, Freeport pun tak hanya diam dan merasa ini bukan tanggung jawabnya. Sebab, hubungan antara Freeport dirasa hanya langsung ke negara melalui Kontrak Karya.

"Freeport katakan seharusnya mereka mengacu ke kontrak, bukan ke peraturan daerah karena mereka (hubungannya) dengan negara," katanya.

Namun, menurut Agung jika pemerintah, baik daerah dan pusat, komitmen mengejar penerimaan pajak maka perusahaan manapun itu akan dikejar. Uangnya sendiri nanti bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

"Kalau pemerintah dan pajak intens cari penerimaan negara, berani enggak Sri Mulyani dan Pemda dorong itu untuk kebutuhan infrastruktur di daerah? Ini kerugian pajak air tanah, ya Pemda dan Pemerintah Pusat harusnya berani tindaklanjuti itu. Kita butuh anggaran," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Sejak 1991, Freeport...
Sejak 1991, Freeport Setor ke Warga Lokal Rp1,51 Triliun per Tahun
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
1 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
1 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved