IHSG Makin Ambruk, Rupiah Siang Ini Masih Menghijau
Jum'at, 14 Juli 2017 - 11:59 WIB
IHSG Makin Ambruk, Rupiah Siang Ini Masih Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan hari ini semakin ambruk setelah pembukaan tadi pagi dibuka melemah. Pelemahan bursa saham Tanah Air siang ini di tengah masih menguatnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.345/USD atau menguat tipis dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.346/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.331-Rp13.347/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp13.347/USD atau masih naik sedikit dari sebelumnya Rp13.348/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.331-Rp13.352/USD.
Tren penguatan Rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, yang menunjukan siang berada pada posisi Rp13.341/USD. Posisi rupiah tercatat menguat dari sebelumnya Rp13.355/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan hari ini semakin terjerumu di zona merah dengan melemah 17,97 poin setara 0,31% ke level 5.812,08 dan tadi pagi bursa saham Tanah Air turun 1,56 poin setara 0,03% ke level 5.828,48. Pada perdagangan kemarin, IHSG naik 10,91 poin atau 0,19% ke level 5.830,04.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas menguat meski IHSG makin melemah. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 0,31% dan sektor yang melemah terdalam adalah konsumer melemah 0,81%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,14 miliar dengan 2,71 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp508,11 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,29 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp791,52 miliar. Tercatat 119 saham naik, 171 saham turun dan 127 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.345/USD atau menguat tipis dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.346/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.331-Rp13.347/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp13.347/USD atau masih naik sedikit dari sebelumnya Rp13.348/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.331-Rp13.352/USD.
Tren penguatan Rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, yang menunjukan siang berada pada posisi Rp13.341/USD. Posisi rupiah tercatat menguat dari sebelumnya Rp13.355/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan hari ini semakin terjerumu di zona merah dengan melemah 17,97 poin setara 0,31% ke level 5.812,08 dan tadi pagi bursa saham Tanah Air turun 1,56 poin setara 0,03% ke level 5.828,48. Pada perdagangan kemarin, IHSG naik 10,91 poin atau 0,19% ke level 5.830,04.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas menguat meski IHSG makin melemah. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 0,31% dan sektor yang melemah terdalam adalah konsumer melemah 0,81%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,14 miliar dengan 2,71 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp508,11 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,29 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp791,52 miliar. Tercatat 119 saham naik, 171 saham turun dan 127 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI).
(izz)