Produsen AC Asal Amerika Akan Mulai Gelombang PHK

Jum'at, 21 Juli 2017 - 00:11 WIB
Produsen AC Asal Amerika...
Produsen AC Asal Amerika Akan Mulai Gelombang PHK
A A A
CAROLINA UTARA - Perusahaan pembuat alat pendingin (AC) dan pemanas yakni Carrier Corp dikabarkan segera memulai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) pada pabrik mereka yang terletak di Indianapolis. Kebijakan ini diambil terimbas rencana perusahaan yang akan memindahkan operasional mereka ke Meksiko

Carrier yang merupakan salah satu anak perusahaan dari konglomerat industri dan militer United Technologies Corp, awal tahun 2016 sempat menyatakan akan merelokasi operasinya di negara bagian Indiana untuk mengurangi biaya produksi. Perusahaan menyatakan bahwa keputusan untuk pindah, lantaran tidak ada insentif finansial dari Indiana.

Setelah sempat dikabarkan antara Trump dan Carrier telah menemui kata sepakat untuk mempertahankan sekitar 1.000 lapangan kerja di negara bagian Indiana. Kabar terbaru perusahaan tetap bakal hengkang yang imbasnya kepada ratusan pekerja.

Seperti dilansir Yahoofinance, Kamis (20/7/2017) sekitar 300 karyawan bakal dirumahkan pekan ini sebagai bagian dari rencana sebelumnya untuk merelokasi produksi gulungan kipas seperti disampaikan pernyataan resmi Carrier. Total ada 600 karyawan akan kehilangan pekerjaan selama beberapa bulan berikutnya, seperti disampaikan unit United Technologies Corp.

Sementara itu Carrier menegaskan bakal tetap menjaga komitmen untuk mempekerjakan sekitar 1.100 orang dalam pembuatan tungku gas. Manufaktur akhir tahun lalu, sepakat untuk menghentikan rencana mengirim pekerjaan ke luar negeri setelah mendapatkan tekanan dari Trump. Pemindahan memperoleh porsi besar pemberitaan nasional sepanjang kampanye presiden setelah pekerja perusahaan ponsel mengatakan akan ada relokasi.

Karyawan yang kehilangan pekerjaan, bakal mendapatkan pesangon dari Carrier sebesar satu kali gaji serta enam bulan dari asuransi kesehatan seperti disampaikan pihak perusahaan. United Technologies sendiri juga merupakan membuat mesin jet Pratt & Whitney dan Otis elevator.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Aliran Modal Keluar...
Aliran Modal Keluar Terbesar dalam 40 Tahun, Bank-bank AS Kehilangan Rp7.003 Triliun
Berita Terkini
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
32 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
46 menit yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
1 jam yang lalu
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved