PLN Sebut Laba Terkikis Gara-gara Tarif Listrik Tidak Naik

Jum'at, 21 Juli 2017 - 16:37 WIB
PLN Sebut Laba Terkikis...
PLN Sebut Laba Terkikis Gara-gara Tarif Listrik Tidak Naik
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengakui, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif tenaga listrik (TTL) hingga akhir tahun 2017, tidak sampai membuat perseroan rugi. Namun, keputusan tersebut membuat laba perseroan semakin terkikis.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengungkapkan, saat ini harga batubara yang menjadi energi primer dari pembangkit listrik PLN terus merangkak naik. Meskipun seharusnya tarif listrik ikut naik, namun BUMN kelistrikan tersebut hanya pasrah dengan keputusan pemerintah.

"Karena (harga) energi primer naiknya luar biasa. Batubara kan naik tapi (tarif listrik) tidak ikut naik. Harusnya kan ikut naik setiap bulan. Tapi kami diam, nah diam (tetap) ini ada biaya," katanya di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Menurutnya, perseroan harus memutar otak melakukan efisiensi agar kebijakan pemerintah tersebut tidak membuat rugi. Sebab, tidak dinaikkannya tarif listrik hingga akhir tahun membuat harga pokok penjualan (HPP) listrik semakin tinggi.

"HPP kami tambah lebih tapi harga jualnya tetap, jadi ada pengurangan income. Pengurangan ini kita harus cari darimana. Yakni dengan menetapkan harga pokok yang sama, yakni efisiensi di luar energi primer tadi. Minimal tidak rugi. Mungkin laba berkurang tapi tidak rugi," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan, tarif listrik untuk semua golongan tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2017. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diamanatkan kepadanya.

Dia mengungkapkan, tarif tenaga listrik mulai Juli 2017 hingga Desember 2017 tidak akan mengalami kenaikan. Termasuk pelanggan golongan 900 volt ampere (VA) yang mengalami penyesuaian tarif pasca pencabutan subsidi pada awal tahun lalu.

"Ini sesuai arahan Bapak Presiden, jadi tarif listrik itu per 1 Juli sampai 31 Desember itu (TTL) tidak ada yang naik. Tapi paling kurang Juli-Desember tidak ada yang naik lagi, termasuk penyesuaian tarif yang 900 VA. Jadi, tetap seperti sekarang," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/6/2017).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
Tarif Listrik PLN Awal...
Tarif Listrik PLN Awal Agustus 2025
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
3 menit yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
33 menit yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
2 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
3 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
5 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved