Tak Daftar BPJS, Gapensi Dorong Pemkot Perketat Izin Proyek

Sabtu, 22 Juli 2017 - 11:34 WIB
Tak Daftar BPJS, Gapensi...
Tak Daftar BPJS, Gapensi Dorong Pemkot Perketat Izin Proyek
A A A
TANGERANG - Banyak pengusaha yang terhimpun dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Tangerang Selatan belum mendaftarkan kepesertaannya di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kenyataan ini membuat jaminan atas risiko sosial dan ekonomi para pekerjanya menjadi rentan. Padahal, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013 dan Undang Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011 telah diatur sanksinya, dari teguran, denda bahkan hingga pidana.

Menyikapi demikian, Ketua Gapensi Tangsel, Abdulrahman, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui dinas-dinas terkait agar memperketat perizinan proyek, termasuk memasukkan syarat pelampiran bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

"Kan sudah ada surat edaran wali kota pada 20 Maret 2017, tentang kewajiban pengusaha ataupun perusahaan ikut BPJS, tinggal ditindaklanjuti dinas-dinas terkaitnya. Misalnya, saat akan membuat SIUP TDP harus melampirkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kita mendorong itu, jadi harus dibuat begitu baru mereka (pengusaha) mau daftar," jelasnhya saat menggelar sosialisasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Tangsel di Serpong, kemarin.

Dia menjelaskan, selain minim sosialisasi pentingnya BPJS Ketenagakerjaan, ada kinerja yang dianggapnya tidak maksimal untuk menegakkan aturan yang ada. Dalam hal ini, dinas-dinas seperti dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), termasuk yang disorot karena lamban.

"Surat edaran wali kota itu jangan hanya dijadikan tumpukan arsip di dinas-dinas, enggak ditindaklanjuti. Kalau hanya pihak BPJS keluar-masuk perusahaan, sosialisasi soal BPJS, enggak akan didengerin, kecuali diatur juga dalam persyaratan administratif seperti edaran diatas, baru pengusaha itu sadar, dan mau ikut BPJS," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangkitkan Proyek Konstruksi...
Bangkitkan Proyek Konstruksi Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Vaksinasi
BPJamsostek Surabaya...
BPJamsostek Surabaya Tanjung Perak Jalin Sinergi dengan Gapensi
Lindungi Pekerja Jasa...
Lindungi Pekerja Jasa Konstruksi, BPJamsostek Surabaya Tanjung Perak Gandeng BPC Gapensi
Berusia 66 Tahun, Gapensi...
Berusia 66 Tahun, Gapensi Bawa Semangat Bersama dalam Sinergi Membangun Negeri
Timpangnya Sektor Jasa...
Timpangnya Sektor Jasa Konstruksi, Kontraktor Kecil Cuma Kebagian Receh
Anggaran Infrastruktur...
Anggaran Infrastruktur Dipangkas Jadi Momentum Keterlibatan UMKM Konstruksi Daerah
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved