Rupiah Dibuka Menyusut, USD Bangkit dari Posisi Terendah 13 Bulan

Selasa, 25 Juli 2017 - 10:26 WIB
Rupiah Dibuka Menyusut,...
Rupiah Dibuka Menyusut, USD Bangkit dari Posisi Terendah 13 Bulan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka balik menyusut, ketika sempat melesat pada akhir perdagangan kemarin. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat USD bangkit dari posisi terendah dalam 13 bulan.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka tergelincir ke level Rp13.320/USD. Posisi ini memperlihatkan penyusutan rupiah dari posisi sebelumnya di level Rp13.319/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah melemah pada sesi pembukaan hari ini di posisi Rp13.306/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan kemarin Rp13.305/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.306-Rp13.321/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini memperlihatkan tren positif rupiah yang membaik ke level Rp13.317/USD. Posisi ini sedikit menanjak dibandingkan sesi penutupan sebelumnya Rp13.330/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, dibuka pada level Rp13.316/USD atau melemah dari sebelumnya pada posisi Rp13.309/USD. Tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.314-Rp13.325/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Selasa (25/7/2017) dolar bangkit dari posisi terendah dalam 13 bulan terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Sentimen positif datang dari penguatan data ekonomi untuk mengangkat optimistis para investor terkait pertemuan The Fed pekan ini untuk mendapatkan sinyal seputar kebijakan moneter selanjutnya.

Indeks USD yang mengukur nilai greenback terhadap enam mata uang utama, berdiri kokoh pada level 94.062. Kondisi ini membaik dari awal pekan kemarin di level 93.823, atau tingkat terendah sejak Juni 2016.

Sementara saat melawan Yen Jepang, USD juga meningkat 0,2% menjadi 111.28, untuk mulai pulih dari Senin kemarin yang berakhir lebih rendah 110.625 terhadap yen, dan menjadi yang terlemah bagi mata uang AS sejak pertengahan Juni. Euro terlihat stabil pada posisi 1.1638 terhadap USD, atau di bawah posisi tertinggi 23 bulan dari sebelumnya 1.1684.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
5 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
7 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
8 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
9 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
9 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved