Jokowi: Butuh Waktu Panjang Pangkas Nominal Rupiah

Kamis, 27 Juli 2017 - 14:47 WIB
Jokowi: Butuh Waktu...
Jokowi: Butuh Waktu Panjang Pangkas Nominal Rupiah
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, rencana Bank Indonesia (BI) untuk memangkas tiga nominal terakhir rupiah (redenominasi rupiah) membutuhkan waktu sangat panjang. Setidaknya, butuh waktu 11 tahun untuk merealisasikan hal tersebut.

Meskipun butuh waktu panjang untuk mewujudkan redenominasi rupiah, namun mantan Gubernur DKI Jakarta ini memastikan akan mengkaji mengenai hal tersebut mulai saat ini. Menurutnya, semua harus dihitung dan dikalkulasi dengan matang.

"Ini masih panjang sekali (redenominasi rupiah), jadi kami masih berdiskusi, memerlukan proses panjang sekitar 11 tahun. Tapi tetap ini diproses, sehingga nanti muncul sebuah keputusan, sekali lagi semua harus dihitung dan dikalkulasi. Masih dalam proses awal," ujarnya di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Sementara itu Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menyusun kajian akademis mengenai redenominasi mata uang Garuda. Pihaknya juga terus melakukan pembicaraan intens dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

"Kita mendiskusikan (redenominasi rupiah) itu di kantor presiden, kita sampaikan bahwa kita sudah menyusun kajian akademis. Kita sudah melakukan pembicaraan dengan pemangku kepentingan, dan kalau ada kesempatan kita akan undang untuk membahas itu di sidang kabinet," tutur dia.

Mantan Bos Bank Mandiri ini menyatakan bahwa pembicaraan mengenai redenominasi rupiah masih tahap awal. Namun, Agus memastikan bahwa redenominasi rupiah bukanlah pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai mata uang (sanering).

"Jangan sampai kita mendapat informasi yang tidak benar, bahwa redenominasi itu bukan sanering, mata uang itu kalau diselesaikan UU-nya akan ada masa transisi paling tidak tujuh tahun dan ditambah empat tahun, jadi paling tidak 11 tahun. Ini kita belum bisa bicara, karena masih dalam bentuk kajian akademis, di kabinet akan dibicarakan apakah ini bisa didukung pemerintah," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Ini Pernah...
10 Negara Ini Pernah Melakukan Redenominasi, Bisa Jadi Contoh Indonesia
Mengenal Apa Itu Redenominasi...
Mengenal Apa Itu Redenominasi Rupiah, Kelebihan dan Kekurangannya
Ramai Diperbincangkan,...
Ramai Diperbincangkan, Apa itu Redenominasi Rupiah?
BI Buka Suara Soal Redenominasi...
BI Buka Suara Soal Redenominasi Rupiah, Catat Kapan Waktu Penerapannya
Sejauh Mana Urgensi...
Sejauh Mana Urgensi Redenominasi? Jangan Lupa Sosialisasi Masif ke Masyarakat
Mengukur Urgensi Ide...
Mengukur Urgensi Ide Lama Redenominasi Rupiah, Ekonom: Sudah Saatnya, Indonesia Siap
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved