10 Negara Ini Pernah Melakukan Redenominasi, Bisa Jadi Contoh Indonesia

Kamis, 13 November 2025 - 11:10 WIB
loading...
10 Negara Ini Pernah...
Beberapa negara dianggap berhasil melakukan redenominasi mata uang dan mencapai stabilitas pasca-kebijakan. Keberhasilan negara-negara ini didasarkan pada prinsip-prinsip utama yang sama. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Beberapa negara dianggap berhasil melakukan redenominasi mata uang dan mencapai stabilitas pasca-kebijakan. Keberhasilan negara-negara ini didasarkan pada prinsip-prinsip utama yang sama yakni dilaksanakan saat stabilitas ekonomi terjaga.

Ditekankan beberapa ekonom bahwa redenominasi bukanlah obat untuk krisis atau inflasi. Kebanyakan negara sukses melakukannya setelah inflasi dan kondisi makroekonomi sudah terkendali dan stabil.

Ditambah ada dukungan reformasi total, dimana redenominasi mata uang selalu menjadi bagian dari paket reformasi ekonomi yang lebih besar, bukan kebijakan tunggal. Baca Juga: 10 Negara yang Berhasil Melakukan Redenominasi Mata Uang Terbesar Sepanjang Sejarah

Transisi yang mulus membutuhkan waktu dan sosialisasi yang intensif agar masyarakat tidak salah mengartikan sebagai sanering (pemotongan daya beli). Redenominasi mengatur peredaran mata uang sehingga orang tidak perlu berurusan dengan jutaan dan miliaran dalam transaksi sehari-hari.


Berikut 10 negara yang pernah melakukan redenominasi mata uang:

1. Turki (Lira Turki)

Turki sering disebut sebagai contoh sukses redenominasi.
Tahun Pelaksanaan: 2005.
Rasio Redenominasi: Menghapus enam angka nol (1.000.000 Lira Lama menjadi 1 Lira Baru).

Redenominasi dilakukan setelah pemerintah Turki berhasil menstabilkan ekonomi makro, terutama menekan laju inflasi yang tinggi dan defisit anggaran selama bertahun-tahun. Proses transisi dilakukan secara bertahap selama bertahun-tahun (simultan menggunakan uang lama dan baru) dengan sosialisasi yang intensif.

Turki melakukan redenominasi karena inflasi yang berkepanjangan pada tahun 1970-an sampai 1990-an, dimana saat itu mengalami hiperinflasi. Redenominasi yang Turki lakukan mulai berjalan pada tahun 2005 dengan cara mengonversi mata uang Lira dengan kode TL menjadi Lira baru dengan kode YTL.

Selain itu, Turki juga mengurangi 6 digit nilai mata uang Lira dari 1.000.000 TL menjadi 1 YTL. Penerapan redenominasi di Turki berlangsung selama 7 tahun. Dalam prosesnya, pemerintah Turki sangat memperhatikan stabilitas perekonomian dalam negeri.

2. Polandia (Zloty Polandia)

Redenominasi di Polandia dilakukan sebagai bagian dari transisi ekonomi pasca-Komunisme.
Tahun Pelaksanaan: 1995.
Rasio Redenominasi: Menghapus empat angka nol (10.000 Zloty Lama menjadi 1 Zloty Baru).

Kunci keberhasilan dilakukan setelah Polandia berhasil melaksanakan reformasi ekonomi pasar yang komprehensif, mengendalikan inflasi, dan menciptakan stabilitas politik. Redenominasi membantu menyederhanakan transaksi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap mata uang baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Nasi, Kentang, atau...
Nasi, Kentang, atau Pasta, Mana yang Paling Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved