IHSG Berakhir Meningkat 19,54 Poin Saat Bursa Asia Perkasa
Kamis, 27 Juli 2017 - 16:30 WIB
IHSG Berakhir Meningkat 19,54 Poin Saat Bursa Asia Perkasa
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir menghijau, saat mayoritas bursa utama Asia tampil perkasa. Bursa saham dalam negeri ditutup meningkat 19,54 poin atau 0,34% ke level 5.819,74.
IHSG pada perdagangan sesi I perdagangan semakin kokoh dengan tambahan 19,95 poin atau 0,34% menjadi 5.820,16 usai tadi pagi dibuka menguat ke level 5.811,08 ketika meningkat 10,87 poin atau 0,19%. Kemarin, IHSG ditutup merosot sebesar 13.33 poin atau 0.23% ke level 5.800,21
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore hampir semuanya terapresiasi dipimpin kenaikan tertinggi keuangan mencapai 0,49% diikuti aneka industri 0,43%. Sedangkan sektor yang jatuh cukup dalam yakni pertanian usai kehilangan minus 0,66%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp5,31 triliun dengan 8,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp27,24 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,79 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,76 triliun. Tercatat sebesar 180 saham menguat, 166 melemah dan 122 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.900 menjadi Rp78.000, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp500 menjadi Rp2.500 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melonjak Rp150 ke posisi Rp7.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp140 menjadi Rp4.300, PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX) melemah Rp116 menjadi Rp382 serta PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp70 menjadi Rp4.050.
Sebagian besar pasar saham Asia ditutup mencetak hasil positif pada perdagangan, Kamis (27/7/2017) seperti dilansir Reuters ketika pasar masih mencerna keputusan the Federal Reserve alias Bank Sentral AS yang menjaga suku bunga tak berubah. Indeks Nikkei Jepang yang sempat menyusut berbalik arah menguat dengan tambahan 0,15% atau 29,48 poin untuk ditutup pada level 20.079,64.
Sementara indeks Kospi di Korea Selatan melesat maju 0,36% atau setara dengan 8,73 poin dan mengakhiri perdagangan tengah pekan ini pada posisi 2.443,24. Di Australia, bursa saham ASX 200 memperoleh tambahan 0,14% atau 8,375 poin menjadi 5,785. Catatan positif juga diperlihatkan indeks Hang Seng, Hong Kong yang meningkat 0,71% hingga perdagangan sore ke level 27.131,17.
Penguatan bursa saham Korsel setelah mendapatkan dorongan dan keuntungan beberapa saham pengembang properti saat saham Evergrande lebih tinggi 10,05%. Pergerakan bursa saham untuk daratan China mulai menghapus kerugian di awal sesi untuk menutup lebih tinggi. Komposit Shanghai menanjak 0,05% atau 1,6179 poin untuk berakhir pada level 3.249,29.
Di sisi lain komposit Shenzhen melonjak 1,23% atau 22,83 poin dan berakhir pada posisi 1.865,95. Sektor teknologi Shenzhen dengan fokus ChiNext pada sesi terakhir mencetak keuntungan 3,459%. Sentimen untuk wilayah yang lebih luas juga menghijau dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mendekati posisi tertinggi sejak tahun 2007.
IHSG pada perdagangan sesi I perdagangan semakin kokoh dengan tambahan 19,95 poin atau 0,34% menjadi 5.820,16 usai tadi pagi dibuka menguat ke level 5.811,08 ketika meningkat 10,87 poin atau 0,19%. Kemarin, IHSG ditutup merosot sebesar 13.33 poin atau 0.23% ke level 5.800,21
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore hampir semuanya terapresiasi dipimpin kenaikan tertinggi keuangan mencapai 0,49% diikuti aneka industri 0,43%. Sedangkan sektor yang jatuh cukup dalam yakni pertanian usai kehilangan minus 0,66%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp5,31 triliun dengan 8,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp27,24 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,79 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,76 triliun. Tercatat sebesar 180 saham menguat, 166 melemah dan 122 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.900 menjadi Rp78.000, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp500 menjadi Rp2.500 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melonjak Rp150 ke posisi Rp7.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp140 menjadi Rp4.300, PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX) melemah Rp116 menjadi Rp382 serta PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp70 menjadi Rp4.050.
Sebagian besar pasar saham Asia ditutup mencetak hasil positif pada perdagangan, Kamis (27/7/2017) seperti dilansir Reuters ketika pasar masih mencerna keputusan the Federal Reserve alias Bank Sentral AS yang menjaga suku bunga tak berubah. Indeks Nikkei Jepang yang sempat menyusut berbalik arah menguat dengan tambahan 0,15% atau 29,48 poin untuk ditutup pada level 20.079,64.
Sementara indeks Kospi di Korea Selatan melesat maju 0,36% atau setara dengan 8,73 poin dan mengakhiri perdagangan tengah pekan ini pada posisi 2.443,24. Di Australia, bursa saham ASX 200 memperoleh tambahan 0,14% atau 8,375 poin menjadi 5,785. Catatan positif juga diperlihatkan indeks Hang Seng, Hong Kong yang meningkat 0,71% hingga perdagangan sore ke level 27.131,17.
Penguatan bursa saham Korsel setelah mendapatkan dorongan dan keuntungan beberapa saham pengembang properti saat saham Evergrande lebih tinggi 10,05%. Pergerakan bursa saham untuk daratan China mulai menghapus kerugian di awal sesi untuk menutup lebih tinggi. Komposit Shanghai menanjak 0,05% atau 1,6179 poin untuk berakhir pada level 3.249,29.
Di sisi lain komposit Shenzhen melonjak 1,23% atau 22,83 poin dan berakhir pada posisi 1.865,95. Sektor teknologi Shenzhen dengan fokus ChiNext pada sesi terakhir mencetak keuntungan 3,459%. Sentimen untuk wilayah yang lebih luas juga menghijau dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mendekati posisi tertinggi sejak tahun 2007.
(akr)
Lihat Juga :