Rupiah Makin Menguat, IHSG Parkir di Zona Merah

Selasa, 01 Agustus 2017 - 12:31 WIB
Rupiah Makin Menguat,...
Rupiah Makin Menguat, IHSG Parkir di Zona Merah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini terlihat maki menguat. Kondisi mata uang Garuda ini di tengah berbaliknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I ke zona merah.

(Baca: Euro Loyo, Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat )

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.317/USD atau menguat dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.324/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.308-Rp13.324/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.318/USD atau tercatat lebih baik dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp13.325/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.312-Rp13.324/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah tertahan di level Rp13.318/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.323/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang di level Rp13.321/USD sedikit melemah dari posisi pembukaan tadi pagi di level Rp13.319/USD, meski masih tercatat menguat dari penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.345/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini bali melemah setelah pagi tadi dibuka menguat. IHSG sesi I melemah 12,09 poin atau 0,21% ke level 5.828,85 setelah pagi tadi dibuka menguat 14,72 poin setara 0,25% ke level 5.855,66. Kemarin, IHSG ditutup meningkat ke level 5.840,94 setelah memperoleh tambahan 9,91 poin setara dengan 0,17%.

(Baca: IHSG Dibuka Berhasil Menguat Saat Bursa Utama Asia Mixed )

Meski IHSG melemah, mayoritas sektor menguat dengan sektor pertambangan dan infrastruktur menguat tertinggi, masing-masing 2,23% dan 1,16%. Sementara, sektor yang melemah terdalam yaitu manufaktur yang turun 1,13%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,80 miliar dengan 6,40 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp5,99 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,99 triliun. Tercatat 164 saham naik, 166 turun dan 124 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
53 menit yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
2 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
2 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved