Ada 11.000 Rumah Tak Layak Huni di Kota Semarang

Rabu, 02 Agustus 2017 - 00:08 WIB
Ada 11.000 Rumah Tak...
Ada 11.000 Rumah Tak Layak Huni di Kota Semarang
A A A
SEMARANG - Masih banyak rumah tidak layak huni di Kota Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan data Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) di ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini masih terdapat 11.000 rumah yang tidak layak huni.

Dengan masih banyaknya, rumah yang tidak layak huni ini, tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah Kota Semarang, terlebih Kota Semarang saat ini tengah bersolek.

Untuk itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus menggenjot pendanaan rehab rumah melalui berbagai skema pendanaan baik dari APBN, APBD, dan CSR dari perusahaan-perusahaan.

Hendi--sapaannya--bahkan berani menargetkan 11.000 rumah tidak layak huni sudah bisa direhabilitasi hingga tahun 2021 mendatang. Untuk mengawali target besar tersebut, setidaknya 1.162 rumah tidak layak huni dipastikan Hendi akan direhab mulai Agustus tahun 2017 ini, yang tersebar di 15 kecamatan dan 62 kelurahan di Semarang.

Ia menegaskan program rehab rumah tidak layak huni juga akan dibarengi dengan program jambanisasi. "Persoalan jamban juga menjadi sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Akhir tahun ini juga, kita programkan dua ribu jambanisasi. Targetnya 2018 semua rumah di kota semarang harus punya jamban," ujar Hendi saat membuka Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Mijen Kota Semarang, Selasa (1/8/2017).

Dalam program tersebut, rumah milik Sunarto di RT 1, RW 1, Tambangan, Mijen, Kota Semarang, menjadi yang pertama dilakukan pembongkaran untuk kemudian dibangun supaya lebih layak huni.

Di rumah tersebut, Sunarto yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan tinggal hanya bersama seorang saudara kandungnya. Faktor kemiskinan membuat Sunarto tak mampu merawat rumahnya semenjak dibangun oleh orang tuanya pada 1980.

"Warisan dari orangtua kami ya cuma rumah reot ini. Sejak dibangun memang belum pernah dibangun lagi, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak wali kota," tutur Sunarto.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banjir Rendam Sejumlah...
Banjir Rendam Sejumlah Perumahan di Semarang, Ini Penampakannya
Sektor Perumahan Dinilai...
Sektor Perumahan Dinilai Strategis Dorong Pemulihan Ekonomi
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Banjir Bandang Rendam...
Banjir Bandang Rendam Kawasan Perumahan Dinar Indah Semarang
Banjir Bandang Terjang...
Banjir Bandang Terjang Perumahan Dinar Indah Semarang
Sektor Perumahan Dorong...
Sektor Perumahan Dorong Pemulihan Ekonomi
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
34 menit yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
1 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
3 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
7 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
15 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
15 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved