Rupiah Makin Perkasa, IHSG Siang Ini Balik ke Zona Hijau
Jum'at, 04 Agustus 2017 - 11:54 WIB
Rupiah Makin Perkasa, IHSG Siang Ini Balik ke Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan sesi I hari ini tercatat semakin menguat setelah tadi pagi dibuka lebih baik dari penutupan kemarin. Penguatan mata uang Garuda seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi siang ini berbalik menguat.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.322/USD atau menguat dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.325/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.318-Rp13.325/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini tertahan di level Rp13.323/USD atau lebih baik dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp13.327/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.317-Rp13.327/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.323/USD atau menguat dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.340/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.324/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.330/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini menguat dengan bertambah 10,88 atau 0,19% menjadi 5.791,45 setelah pada pembukaan pagi tadi melemah 4,32 poin atau 0,07% ke level 5.776,25. Kemarin, IHSG ditutup jatuh ke level 43,67 poin atau 0,75% ke level 5.780,58.
Sektor saham dalam negeri hampir secara keseluruhan anjlok dipimpin kejatuhan sektor infrastruktur sebesar 1,02% dan aneka industri yang kehilangan 0,73%. Sementara, satu-satunya sektor yang melompat adalah pertanian 0,02%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,93 miliar dengan 2,47 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp115,41 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp755,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp640,20 miliar. Tercatat 157 saham naik, 140 saham turun dan 115 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Gara, Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.322/USD atau menguat dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.325/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.318-Rp13.325/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini tertahan di level Rp13.323/USD atau lebih baik dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp13.327/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.317-Rp13.327/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.323/USD atau menguat dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.340/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.324/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.330/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini menguat dengan bertambah 10,88 atau 0,19% menjadi 5.791,45 setelah pada pembukaan pagi tadi melemah 4,32 poin atau 0,07% ke level 5.776,25. Kemarin, IHSG ditutup jatuh ke level 43,67 poin atau 0,75% ke level 5.780,58.
Sektor saham dalam negeri hampir secara keseluruhan anjlok dipimpin kejatuhan sektor infrastruktur sebesar 1,02% dan aneka industri yang kehilangan 0,73%. Sementara, satu-satunya sektor yang melompat adalah pertanian 0,02%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,93 miliar dengan 2,47 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp115,41 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp755,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp640,20 miliar. Tercatat 157 saham naik, 140 saham turun dan 115 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Gara, Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
(izz)
Lihat Juga :